• Latest
Menyelami Kehidupan Bangkok - 117fd160 0ca4 4ddc afab 02c04e224303 | Bangkok | Potret Online

Menyelami Kehidupan Bangkok

Juni 8, 2023
Menyelami Kehidupan Bangkok - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Bangkok | Potret Online

Geopolitik Empati: Bagaimana Kekuasaan Menentukan Siapa yang Boleh Menderita

April 1, 2026
IMG_0573

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Menyelami Kehidupan Bangkok - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Bangkok | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Kamis, April 2, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
Menyelami Kehidupan Bangkok - 117fd160 0ca4 4ddc afab 02c04e224303 | Bangkok | Potret Online

Menyelami Kehidupan Bangkok

Redaksi by Redaksi
Juni 8, 2023
in Bangkok, Catatan Perjalanan, Jalan-Jalan, Thailand, Traveling
Reading Time: 2726 mins read
0
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Dr. Azharsyah Ibrahim

 

Bangkok merupakan ibu kota dan kota terpadat di Thailand, dengan luas sekitar 1.568,7 kilometer persegi di delta Sungai Chao Phraya. Kota ini memiliki populasi lebih dari delapan juta jiwa yang mencakup sekitar 12,6 persen dari populasi total Thailand. Menurut beberapa data, Bangkok adalah pusat ekonomi Thailand dan jantung dari investasi dan pengembangan negara. Dikatakan juga bahwa Bangkok merupakan salah satu kota dengan pendapatan per kapita terbesar di Asia setelah Singapura, Hong Kong, Tokyo, Osaka-Kobe, dan Seoul.

57C87D9E-3468-43BD-99CF-92CA8A490F03.jpg

Gambar 8. Lalulintas di Bangkok

 

Sekilas jika menyusuri jalanan Kota Bangkok, perdagangan grosir dan eceran menjadi sektor yang signifikan. Iseng-iseng saya mencoba googling dan ternyata sektor ini merupakan yang terbesar yang berkontribusi dalam perekonomian kota, yaitu 24 persen dari produk bruto Kota Bangkok. Hal lainnya yang terlihat di Bangkok adalah sektor pariwisatanya yang dikelola dengan baik. Mereka sepertinya menyadari bahwa sektor ini merupakan semacam ‘undangan’ bagi orang luar untuk datang ke Bangkok. Semakin banyak yang datang, tentunya semakin banyak yang akan membeli sesuatu di Thailand. Tidak heran jika mereka melakukan hal-hal membuat kenyamanan wisatawan terjamin.

Ketika berjalan ke mall-mall atau tempat-tempat perbelanjaan tradisional di sekitaran Bangkok, tidak susah untuk menemukan makanan halal. Jika waktu shalat tiba, mushalla juga tersedia. Bahkan di mall-mall, mushalla yang tersedia sangat bagus dengan segala peralatan shalatnya. Bagi kami yang beragama Islam, hal ini tentu sangat membantu dan memberikan kenyamanan dalam mengunjungi kota ini.

 

Pedagang Kaki Lima

Tampilan Bangkok terlihat tidak jauh berbeda dengan Jakarta. Di sepanjang jalan banyak sekali kios atau PKL yang berjualan. Hal yang berbeda adalah jika di Jakarta atau di Indonesia pada umumnya, hotel, walaupun sekelas hotel melati, merupakan tempat yang agak eksklusif, sehingga cenderung bersih dari pedagang kaki lima, tetapi di Bangkok hal itu tidak berlaku. Di depan hotel kami saja contohnya, di jalur masuknya, terutama di pagi hari, dipenuhi oleh PKL yang umumnya menjual makanan seperti sarapan pagi, gorengan, buah-buahan potong, minuman ringan, dan lain sebagainya.

Para pedagang itu umumnya berdagang di atas pedestrian sehingga sedikit banyak menghalangi pejalan kaki ataupun tamu yang ingin masuk ke hotel. Di sepanjang trotoar di depan hotel, baik sisi kiri maupun kanan juga dipenuhi para PKL yang berjualan. Pedagang-pedagang seperti tidak hanya ada di depan hotel kami tinggal saja, tetapi dapat ditemui di mana saja dengan jenis barang yang lebih kurang sama. Inilah yang kemudian secara perlahan-lahan menggerakkan ekonomi Bangkok dari bawah.

42DEC6DA-6B9A-4C47-8A79-1D7682EA9997.jpg

480E3F20-D036-48B1-BCF5-D7B41FE6A512.jpg

Gambar 9. Jajanan Pinggir Jalan di Bangkok

 

Barang-barang yang dijual oleh para pedagang ini relatif sama di setiap tempat, umumnya berupa souvenir bagi para turis, makanan ringan, dan juga buah-buahan potong. Karena banyaknya turis Indonesia yang datang, sebagian pedagang malah ada yang bisa berbahasa Indonesia dan menerima rupiah dalam transaksi jual beli. Untuk masalah harga, walaupun barang-barangnya relatif sama, tetapi jika tempatnya agak eksklusif, maka dipastikan harga akan berbeda dan lebih tinggi.

 

Transportasi

Hal lain yang menggerakkan Bangkok adalah sisi transportasinya. Beragam pilihan transportasi tersedia di kota ini, baik yang tradisional maupun yang modern. Yang menjadi favorit saya selama berada di sini  adalah BTS Skytrain. Jika melihat dari apa yang ditampilkan di peta, BTS ini melintasi dua jalur, yaitu Sukhumvit Line and Silom Line. Untuk mengakses BTS, saya harus membeli sebuah kartu yang disebut Rabbit Skytrain Card, baik di konter tiket maupun di mesin-mesin yang tersedia (vending machine).

Pernah saya tanya ke petugasnya, jika rutin melakukan perjalanan dengan BTS dalam sehari, lebih baik membeli kartu unlimited harian seharga 120 Bath. Tetapi karena saya dan teman-teman hanya menggunakannya sekali saja dalam sehari, kami biasanya hanya membeli single journey card seharga 16 Bath sekali jalan tergantung jarak.

4DA8C68C-CAB0-4D1E-BC50-BE9635A1A66E.jpg

Gambar 10. Bangkok Train Skyline (BTS)

 

Transportasi lain yang bisa jadi pilihan adalah Tuk Tuk, alat transportasi yang mirip dengan perpaduan becak dengan bajaj di Indonesia. Tuk tuk bisa menampung hingga empat orang di kursi belakang yang terbuka dengan penutup di bagian atasnya. Teman-teman yang tinggal disini tidak merekomendasi menggunakan transportasi ini seringkali drivernya mematok harga tinggi untuk para turis internasional. Jika pintar menawar mungkin dapat harga yang bagus, tetapi jika tidak maka akan tertipu.

07B6B6FF-6B6C-4356-A5FA-95A0CA7FD509.jpg

6E60EE15-6343-40E8-9F19-DC11006B9E9E.jpg

Gambar 11. Tuk Tuk (kiri) dan Bus (kanan) di Bangkok

 

Naik taksi mungkin jauh lebih aman dan murah serta nyaman. Transportasi online juga ada disini, tetapi ketika saya cek harga, tidak jauh berbeda dengan taksi konvensional bahkan kadang lebih mahal. Sepertinya pemerintah membuka keran untuk bersaing secara normal dengan taksi biasa. Tinggal bagaimana pelayanan yang diberikan. Taksi akan menjadi cara transportasi yang cepat dan nyaman jika ingin keliling Bangkok kalau tidak macet total. Sama seperti di Jakarta, semua taksi di Bangkok juga sudah dilengkapi dengan AC dengan tarif minimalnya yaitu 35 baht dan rata-rata perjalanan di Bangkok membutuhkan 100 baht. Tanda berupa lampu berwarna merah menandakan bahwa taksi tersebut kosong. Begitu argo dijalankan, kita akan langsung melihat tarif sebesar 35 baht pada layar argo.

79948184-8FE7-48AA-876D-214C5655CDE7.jpg

C79FF17B-8632-4E49-8BC2-F551F11EEAFA.jpg

Gambar 12. Taksi (kiri) dan Van Penumpang (kanan) di Bangkok

 

Bentuk transportasi lain dalam Kota Bangkok adalah Bus  yang merupakan moda transportasi umum paling murah. Akan tetapi, karena banyaknya jalur yang dilalui dan penomoran bus menggunakan bahasa Thailand, naik bus agak sedikit membingungkan sekaligus menantang.

Selain itu, Express Boat yang mengelili sungai Chao Phraya juga sering dijadikan alat transportasi umum. Kami pernah mencoba naik boat ini. Tarifnya antara 15 – 60 THB. Transportasi ini menghubungkan pusat kota Bangkok dan Nonthaburi, provinsi di wilayah utara Bangkok. Pada akhir pekan, perahu ini juga menawarkan perjalanan wisata bagi para turis. Jika mau disewa secara khusus, juga tersedia opsi untuk disewa secara harian. Satu lagi bentuk transportasi yang terlihat adalah sejenis angkot di Jakarta, tetapi bentuk terbuka, hanya diberikan atap dan besi pembatas. Tarif sekali jalan, berapapun jaraknya tetap 7 THB. Walaupun kelihatan menarik, saya tidak sempat mencoba jenis transportasi ini.

85585E35-BC6D-4DA8-88AA-5AE4440D7F81.jpg

5DC61A98-ECDF-4FEF-A0B4-B2C8AE07B6D0.jpg

Baca Juga

96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
Menyelami Kehidupan Bangkok - b6289e1a eb61 415d 94ae e0fc6df54356 | Bangkok | Potret Online

Air Mata Kemanusiaan di Tanah Rencong

Maret 14, 2026
Menyelami Kehidupan Bangkok - 9477a530 dcd1 4dfb 9431 9f7c91f8f78b | Bangkok | Potret Online

Menyusun Buku Antologi Relawan Bencana Banjir dan Longsor Di Tengah Bencana Hidrometeorologi Aceh

Maret 2, 2026

Gambar 13. Boat yang melintasi sungai Chao Phraya (kiri) dan Angkutan umum

 

ADVERTISEMENT

Jalanan

Jalanan kota Bangkok sama saja dengan Kota Jakarta, tidak sebanding dengan pertumbuhan jumlah kendaraannya. Banyak jalanan sempit yang hanya cukup dilalui oleh satu mobil, tetap juga dilalui oleh relatif banyak mobil karena terbatasnya jumlah jalan yang tersedia. Sama seperti di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara, setir kenderaan berada di sebelah kanan, dan kendaraan melaju dari sebelah kiri. Tetapi hal ini tidak berlaku bagi pejalan kaki karena secara default saya melihat bahwa pejalan kaki kalau berpapasan cenderung akan menggeser ke sebelah kanannya masing-masing. Hal ini juga terlihat di beberapa tempat ketika menggunakan eskalator ada petunjuk untuk menggeser ke kanan kalau berdiri sehingga memberi ruang bagi orang di belakang untuk melewati dari arah kiri. Saya coba konfirmasi ke anak-anak mahasiswa Indonesia yang kuliah di sini, dan ternyata memang begitulah keadaannya.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 359x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 295x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 268x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 226x dibaca (7 hari)
Trumon, Sekelumit Dalam Lintasan Masa
Trumon, Sekelumit Dalam Lintasan Masa
28 Mar 2026 • 187x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234Tweet146
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

Menyelami Kehidupan Bangkok - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Bangkok | Potret Online
Artikel

Geopolitik Empati: Bagaimana Kekuasaan Menentukan Siapa yang Boleh Menderita

April 1, 2026
IMG_0573
Sejarah

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a
#Amerika

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Next Post
Menyelami Kehidupan Bangkok - 09D210D7 9A15 443C AD1E D1A7EEAC101E | Bangkok | Potret Online

CATATAN NANIK S DEYANG

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com