POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Ratapan Anak Pinggir Sungai

Cerita Bersambung

RedaksiOleh Redaksi
May 31, 2023
Ratapan Anak Pinggir Sungai
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Munawir Abdullah

PAGI itu, aku bersama teman-teman duduk di pinggiran sungai sambil membalutkan badan dengan kain sarung. Sudah manjadi tabiatku bersama teman-teman, sebelum mandi pagi untuk ke sekolah.

Kami bersila kaki sambil duduk di pinggiran sungai. Suasana dingin itu aku nikmati bersama mereka setiap paginya. Rapetan ibuku yang penuh kasih sayang, menjadi santapanku setiap pagi, sebelum aku sarapan.

Aku tidak pernah mandi pagi di rumah, walaupun ibu dan ayah sudah menyediakan kamar mandi yang bagus dengan lapisan keramik terindah. Bagiku, mandi di sungai sangat menyenangkan. Aku tidak perlu lagi menimba air dari bak mandi, tinggal ku lepaskan semua pakaian yang ada di badanku. Aku bisa langsung terjun bebas ke air.

Setelah hampir setengah jam aku duduk bersila kaki di pinggiran sungai dan semua pakaian telah aku lepaskan. Aku tidak langsung nyemplung ke air. Aku masih mencari-cari udang yang masih tiduran dalam bekasan akar bambu di dalam air. Tanganku yang lembut, meraba-raba ke dalam akar bambu dengan penuh perasaan.

Pernah suatu pagi, tanganku digigit udang yang menganga itu. Aku menangis tersedu-sedu menahan kesakitan. Itu pagi terna’as yang pernah aku alami. Sesampai di rumah, belum sempat aku ceritakan kesakitan yang aku alami, sudah duluan disambut repetan ibuku, dengan tangannya yang tak menentu, sambil mempersiapkan sarapan pagi. Saat itu aku sangat kesal pada ibu, apalagi sikap ayah yang sangat cuek. Ayah terkesan mendukung ibu untuk merepetiku.

📚 Artikel Terkait

Kucari Jejakmu

Selamat Datang di Negeri Para Pengangguran

Keganjilan Hukum Angket KPK

SULAIMAN JUNED LATIH GURU DAN SISWA CIPTA DAN BACA PUISI

Tapi aku tidak pernah kapok dengan kejadian itu, rutinitas itu selalu aku lakukan sampai aku berumur delapan tahun. Kalau boleh jujur, sekarang aku sangat merindukan repetan ibu.

**

Sungai itu menjadi tempat yang menjijikkan bagiku, di saat aku sudah berumur delapan tahun. Aku tidak pernah lagi mandi di sungai, apalagi untuk mencari udang di akar pohon bambu itu. Teman-temanku juga tidak lagi mandi di sungai, mereka mandi di rumahnya masing-masing. Air sungai yang dulu bersih, jernih dan banyak itu. Sekarang sudah nampak bebatuan dan berkeruh.

Aku sudah jijik ke sungai. Masa-masa kebahagianku bersama teman-teman, untuk menaklukkan dinginnya pagi di pinggiran sungai sambil bersila kaki, leyap sudah dirampas sinso-sinso yang rakus itu. Semakin hari, air sungai di kampungku semakin mengering.

Pepohonan seukuran pelukanku manjadi tontonan hari-hari yang diangkut bertrek-trek lewat jalan di depan sekolahku. Sungguh malangnya nasib anak-anak seusiaku di Kampung ini. Dulu kami selalu dimanjakan oleh alam.

Pernah suatu ketika, saat aku pulang dari sekolah. Aku ratapi kekecewaan ini sama ayah. Malah ayah meratapiku balik. Aku melihat kekecewaan ayah, sama dengan kekecewaanku. Aku kesal pada sinso-sinso yang telah merampas kebahagian masa kecilku.

BERSAMBUNG…

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
PESONA POLITIK DAN KORUPSI

PESONA POLITIK DAN KORUPSI

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00