POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Museum Pidie Jaya

RedaksiOleh Redaksi
March 16, 2023
Museum Pidie Jaya
🔊

Dengarkan Artikel

OLEH : CUT DEFIRA ZULFA

Pelajar SMPN 1 TRINGGADENG, Pijay 

 

Pada tanggal 12 Maret 2023, Hari  Minggu inilah hari kedua kami mengikuti pelatihan. Hari ini kami pergi ke museum Pidie Jaya. Pasti semua sudah pernah pergi kan!, Museum berada di Meureudu, dekat Kantor Bupati, kalau mau tahu lebih detailnya cari di google aja ya…

Museum Pidie Jaya adalah tempat untuk bermain, belajar, healing. Di sini banyak pelajaran yang didapat lho. Seperti mengenal alat-alat jaman dulu. Mau belajar di sini juga bisa, anginnya sepoi-sepoi, tanaman hijau membuat mata menjadi bersih.

📚 Artikel Terkait

Kejar Gelar Luar Negeri: Jalan Menuju Masa Depan atau Sekadar Prestise?

State of Nature Rousseau dan Puasa Ramadhan

Arah Pendidikan Tinggi: Antara Kemewahan Luar Negeri dan Kedaulatan Akademik Dalam Negeri

Meneladani Semangat Juang Para Pahlawan

Rumah Acehnya sangat mencerminkan ciri khas Aceh. Dari bentuk-bentuknya, warnanya, di setiap sisinya sangat banyak sejarah Aceh.

Kalau mau makan-makan pun bisa, Ada cafenya, makan bareng. Ada bebek mainan, bisa dinaiki untuk mutar-mutar danau di sekitaran museum. Di sini kita bisa melepas sedih dan amarah. Suasananya sangat nyaman, pas banget untuk healing . Dikelilingi yang hijau-hijau. Nyaman banget berada di sini rasanya gak mau pulang.

Banyak orang yang berkunjung ke sini mencapai 1.000 orang perhari, banyak kan. Karna di sini tempatnya indah, cantik, nyaman, Banyak orang yang penasaran mau berkunjung ke sini.

Pengunjung yang mau melihat masuk ke dalam rumah Aceh harus melewati danau, Bagainana caranya? Ada rakit untuk menyebrang  danaunya. Agar rakitnya jalan harus ditarik, ada talinya. Tidak perlu didayung seperti dulu lagi. Unik bukan?

Di dalam rumah Aceh banyak sekali barang-barang peninggalan orang jaman dulu. Seperti gosoan arang, rapai, bubee, dan masih banyak lagi. Banyak cerita peninggalan orang jaman dulu.

Mengapa di sini banyak ditanami bunga? Ya agar lingkungannya tetap hijau, indah, asri, segar, hijau mata-mata jika dipandang. Harapan saya semoga museum ini bermanfaat bagi semua orang. Dan dengan adanya museum ini generasi penerus bisa belajar dan mengamalkan dari apa yang mereka ketahui. Semoga generasi penerusnya semakin cerdas, cerdik, pintar dengan adanya museum ini. Dan harapan saya yang terakhir semoga generasi-generasi ke depan bisa di lmanfaatkan oleh nusa dan bangsa, Menjadi penerus bapak Tabrani Yunis.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 60x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 56x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 51x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Menjelang Ramadhan Rindu Kampung Halaman Tempatku Dilahirkan

Menjelang Ramadhan Rindu Kampung Halaman Tempatku Dilahirkan

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00