🔊
Dengarkan Artikel
Oleh Sitti Zahara
Berdomisili di Ule Glee, Pidie Jaya
Senja…
Aku selalu menantimu tiba
Agar magrib cepat menghampiri
Dan malam menyambut pagi
Kumenunggu dia kembali
Hari yang lalu kita bersama
Bertukar cerita,tertawa bahagia
Kini semuanya sirna
Kau memilih diam seribu bahasa
Diam-diam pergi tanpa permisi
Doa, itulah caraku melepaskan rindu
Airmata, itulah bukti ketulusanku
Kau terlalu banyak memberikanku cinta
Hingga aku lupa akan adanya luka
Sayang…
Lihatlah kegelapan yang menyelimuti kesendirian
Dapatkah kau dengar bisikan rindu?
Selalu kuterjemahkan di setiap sepiku
Pulanglah…
Kembalilah seperti semula
Aku rindu kisah kita dulu
Karya: Sitti Zahara Tarmizi
Dari: Ulee gle – Pidie jaya
📚 Artikel Terkait
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.






