• Latest
Gerakan Aksi Baik,  Selamatkan Penyu - 2C5FD0E5 8148 40C8 AC93 49EF6F7D63EB | Lingkungan | Potret Online

Gerakan Aksi Baik, Selamatkan Penyu

Maret 4, 2023

Mengapa Ivan Illich Mengajak Kita Berhenti Memuja Sekolah

April 23, 2026
Ilustrasi kerumunan orang menatap ponsel di bawah panggung politik dengan figur pemimpin yang dikendalikan seperti boneka oleh tangan besar di atasnya, menggambarkan manipulasi, popularitas, dan hilangnya akal sehat dalam demokrasi.

Menuju Bangsa Goblok (MBG)

April 23, 2026
IMG_0914

Demokrasi Sebagai Dunia: Pergulatan Makna dalam Ruang Digital

April 23, 2026
27f168e7-1260-4771-8478-62c43392780e

Pulo Aceh, William Toren dan Pendidikan Kami

April 23, 2026
IMG_0904

Cahaya di Balik Luka

April 23, 2026
35b66c8c-a220-4f11-8e9a-6fccf401ca7b

Arsitektur Linguistik: Menelusuri Ontologi Kata dan Logika Taqsim dalam Ilmu Nahwu.

April 23, 2026
Gerakan Aksi Baik,  Selamatkan Penyu - 38a1ed71 84b6 44ab 9f7a a62e2a66e5e2 | Lingkungan | Potret Online

Perserikatan Bangsa-Bangsa Tanpa Kompas Arah di Tengah Gejolak Dunia Global

April 22, 2026
d1791700-9d77-4212-83e6-eb00db9a7ade

Dari Lumbung ke Etalase: Pergeseran Nalar Hidup Masyarakat Desa

April 22, 2026
Kamis, April 23, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Gerakan Aksi Baik, Selamatkan Penyu

Redaksi by Redaksi
Maret 4, 2023
in Lingkungan, Penyu
Reading Time: 2 mins read
0
Gerakan Aksi Baik,  Selamatkan Penyu - 2C5FD0E5 8148 40C8 AC93 49EF6F7D63EB | Lingkungan | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Banda Aceh, Potretonline.com, 04/03/23. Komunitas  GAB (Gerakan Aksi Baik) Berkolaborasi dengan tim konservasi penyu Lampuuk, Aceh Besar melakukan kegiatan simulasi “  Relokasi Telur Penyu dan Pelepasan Tukik”.  Rangkaian kegiatan yang dilakukan pada tanggal 03 Maret 2023 di pantai Lampuuk adalah memberikan edukasi mengenai pentingnya melindungi penyu dari kepunahan.

 

Mengenal jenis-jenis penyu disertai dengan melakukan simulasi  relokasi telur penyu sebagai upaya perlindungan telur penyu dari predator yang disampaikan langsung oleh tim konservasi penyu Lampuuk.

Baca Juga
  • Sekolah Adiwiyata di Blora: Menyemai Kesadaran, Menumbuhkan Harapan
  • Bencana Yang Tak Disangka-sangka

Menutup kegiatan dengan melepaskan tukik ke habitatnya oleh peserta. Ada lebih dari 50 peserta yang antusias berpartisipasi pada kegiatan ini. Mereka terdiri dari mahasiswa,wisatawan, masyarakat pesisir, komunitas dan lembaga pendukung kegiatan ini. Aksi ini dilakukan bertujuan  

untuk menjaga kelestarian dan keberlangsungan hidup penyu dengan cara mengkonservasi serta release, karena mengingat habitat penyu semakin langka. Sebelum simulasi dilakukan, peserta dibekali materi singkat mengenai penyu, mulai dari siklus hidup penyu secara general dan juga mengenalkan jenis-jenis penyu. Pelepasan tersebut diikuti oleh 50 lebih peserta dari organisasi GAB. Turut juga dihadiri oleh wisatawan sekitar dan masyarakat umum yang ikut melihat pelepasan tukik tersebut. Tukik-tukik itu hasil penangkaran dari konservasi penyu Lampuuk.

Baca Juga
  • Bangsa Pecundangkah Kita?
  • Syariat di Negeri Ekstraksi: Ketika Iman Gagal Menjadi Sistem Perlindungan Alam

Adapun jenis tukik yang dilepasliarkan adalah jenis penyu lekang ( Lepidochelys olivacea). Pelepasliaran tukik ini dilakukan pada 18.00 WIB. Waktu tersebut pada hakekatnya merupakan waktu yang sesuai untuk  pelepasan tukik. Hal ini karena cuaca pada waktu tersebut dapat mengurangi stress pada tukik, sebab panas matahari yang terik dapat mengurangi  energy dan kematian pada tukik. Untuk hari ini kita melepaskan 50 tukik jenis lekang yang telah menetas 6 hari yang lalu dan telah dikarantina terlebih dahulu.

Semoga tukik yang kita lepaskan selamat sampai menjadi penyu dewasa. Di pantai ini terdapat aktivitas pelestarian penyu yang dikerjakan secara mandiri oleh kelompok pemuda setempat yang sadar akan pentingnya menjaga kelestarian alam,meskipun kita semua tahu dari 100 persen tukik yang dilepaskan hanya1 sampai 2 persen  yang bertahan hidup. Aksi GAB untuk pelepasan tukik ini menjadi salah satu aksi nyata dalam melestarikan dan melindungi penyu agar ekosistem seimbang. Afrita ida utami sebagai Ketua GAB juga memberikan sedikit  pemaparan materi tentang pentingnya menjaga kelangsungan hidup penyu dan juga materi tentang simulasi pelepasan tukik ini.

Baca Juga
  • Aceh di Persimpangan Hujan dan Kesadaran 
  • Perempuan Dan Pengelolaan Sampah

Pelepasan ini juga banyak diikuti anak-anak kecil yang sangat bersemangat melihat langsung karena untuk mengenalkan kepada mereka betapa pentingnya melestarikanpenyu tersebut.

 

Afrita juga menyayangkan bahwa masih terdapat perburuan penyu dari warga sekitar untuk diperjual belikan, sehingga ia mengajak dan mengedukasikan secara perlahan –lahan kepada masyarakat. Pesan dari Ketua GAB dan team untuk para wisatawan  dan masyarakat stop mengkonsumsi Telur penyu, juga stop untuk buang sampah di pesisir pantai pada saat sedang mengunjungi tempat wisata seperti laut contoh nya Pantai Lampuuk ini.

Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post
Gerakan Aksi Baik,  Selamatkan Penyu - CA267509 A151 4C13 B676 FBCAAF7BC76D | Lingkungan | Potret Online

KAMI BUTUH SEPEDA

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com