POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Guru Galau, Lulusan FKIP Terancam Nganggur

RedaksiOleh Redaksi
February 28, 2023
Guru Galau, Lulusan FKIP Terancam Nganggur
🔊

Dengarkan Artikel

 

Banda Aceh – Potretonline.com, 28/02/23. Sambil menghela nafas, Tabrani mulai bicara kegalauan yang dirasakan dan dilihat. Puluhan tahun mengajar sebagai guru di sekolah, ia tahu betul suka-duka menjadi guru. Hal itu menjadi titik mula bahasan Tabrani dalam seminar pendidikan yang digelar HIMADIKON (Himpunan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi) USK, Selasa (28/02/23) di Auditorium FKIP USK.

Menurutnya LPTK harus berbenah. Demikian pula dinas pendidikan harus melakukan kerja kreatif dan inovatif. Menurut direktur Center for Community Development and Education (CCDE) Banda Aceh itu, LPTK harus updated dan upgrade guna meningkatkan mutu lulusan.

“Adalah wajib guru updated dan upgrade diri ,namun tidak kalah penting lembaga penghasil juga berubah, memahami pasar agar LPTK menghasilkan lulusan siap pakai,” katanya.

Tabrani juga galau dengan rendahnya kemampuan literasi anak bangsa, terutama para guru. Masih banyak guru yang malas membaca apalagi menulis. Harusnya guru menjadi teladan bagi siswa dalam baca-tulis.

Bukan hanya sebagai guru, Tabrani Yunis dikenal luas sebagai pegiat literasi. Dalam kesempatan itu, ia menceritakan pengalamannya selama ini menggiatkan literasi dari TK sampai perguruan tinggi.

“Ketika mengajar di UIN Ar-Raniry saya berikan pilihan kepada mahasiswa, mengikuti prosedur konvensional atau menulis artikel di media dengan tema sesuai Mata Kuliah,” tambahnya.

Pilihan yang diberikan ternyata cukup efektif menggerakkan beberapa mahasiswa menulis. Meski masih jauh dari harapannya. Tabrani Yunis juga menceritakan giatnya mengembangkan literasi di sekolah-sekolah di Aceh.

📚 Artikel Terkait

Fakultas Pertanian USK Wujudkan Program Zero Waste dengan Dispenser Canggih Terhubung Keran Air

LGBT itu juga Ada di Aceh

Cabut Izin PT Restorasi Ekosistem Indonesia: Tidak Mendukung FOLU Net Sink dan Membiarkan Hutan Alam Dirusak untuk Jalan Tambang

Pandangan dan Ulasan Mendalam “Senja dan Gerimis-Arutala”

“Bagi saya, berbuat baik apalagi mencerdaskan anak bangsa tak harus jadi pejabat negara, bahkan uang sendiri harus keluar untuk mengajar menulis,”tutupnya.

Di sesi kedua, giliran Dr. Kismullah yang merupakan koordinator program S1 bahasa Inggris USK. Dalam pemaparannya, ia mengancam lulusan FKIP. Pasalnya, kemajuan tekhnologi menjadi ancaman serius bagi lulusan FKIP. Ia mengingatkan beberapa profesi/pekerjaan yang bakal lenyap.

“Sekarang perhatikan gambar berikut, tebak profesi apa, nah itulah beberapa profesi yang diperkiraan akan punah”, kata doktor jebolan Deakin University, Melbourne (Burwood Campus), Australia itu.

Menurutnya, para calon guru maupun guru harus memiliki kemampuan beradaptasi dengan kemajuan zaman. Senada dengan yang disampaikan pemateri sebelumnya, namun Kismullah menambahkan AI sebagai mitra atau saingan manusia nantinya. Ia mencontohkan ChatGPT.

“ChatGPT itu mampu menjawab pertanyaan yang terkadang guru tidak mampu jawab, misalnya soal sejarah, ekonomi, fisika, matematika, bahkan ada kemungkinan nanti lebih maju lagi sampai persoalan psikologi manusia,” kata Kismullah.

Menurutnya, tantangan guru ke depan bukan lagi manusia, bisa jadi robot cerdas. Karenanya tidak bisa ditawar lagi agar lulusan FKIP terus meningkatkan kapasitas diri dan terutama integritas diri. Salah satunya penalaran.

“Kemampuan berpiikir kritis menggunakan nalar adalah kebutuhan ketika AI mampu menghafal banyak hal, dan itu harus dimiliki seorang guru,”tutupnya.

Dalam sesi tanya-jawab, tampak peserta sangat antusias menanggapi materi yang telah diberikan. Seorang penanya (Firman) misalnya bertanya terkait PPG yang ternyata dapat diikuti fakultas non-kependidikan, bukankah hal itu semakin mengecilkan peluang lulusan FKIP.

Kegiatan seminar pendidikan yang mengambil tema ‘Menjadi Pendidik di Abad 21’ itu, dibuka Wakil Dekan III FKIP USK,  Ketua panitia Hanifah Safitri, diikuti oleh sekitar 200 mahasiswa dan guru.

Ketua umum Himadikon, Rahmat Firman Hafrizal mengapresiasi kinerja pantia, bantuan semua pihak. Ia mengatakan seminar pendidikan itu merupakan kegiatan di akhir kepengurusan.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Aku dan Sepedaku, Antara Harapan dan Kenyataan

Aku dan Sepedaku, Antara Harapan dan Kenyataan

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00