POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Penulis Buku Bahasa Indatu Mengajak Masyarakat Berbahasa Aceh yang Santun

RedaksiOleh Redaksi
December 3, 2022
Penulis Buku Bahasa Indatu Mengajak Masyarakat Berbahasa Aceh yang Santun
🔊

Dengarkan Artikel

Potretonline.com-Lhokseumawe-03/12/22. Hamdani Mulya penulis buku Bahasa Indatu Nenek Moyang Ureueng Aceh mengajak semua lapisan masyarakat untuk santun berbahasa Aceh. Ajakan itu Hamdani lakukan karena keprihatinannya melihat fenomena merosotnya moral para generasi muda Aceh dalam berbicara sudah sangat kurang sopan.

Ia sebagai penulis buku Bahasa Aceh dan Pengamat budaya Aceh menilai saat ini banyak kesalahan dalam berbahasa Aceh yang dilakukan oleh oknum tertentu yang dapat merusak tatanan kehidupan masyarakat Aceh.

Seperti penggunaan bahasa Aceh yang tidak beradab, tidak beretika, dan tidak santun. Dengan maraknya penggunaan bahasa yang kotor, jauh dari kesantunan yang menyebabkan kericuhan.

Hamdani mengatakan bahwa rumpun suku bangsa Aceh adalah keturunan bangsa terhormat.  Aceh merupakan keturunan para ulama yang juga banyak melahirkan pahlawan. Seharusnya generasi muda saat berbicara bahasa Aceh harus beradab dan santun mencerminkan bangsa yang berakhlak luhur, seperti bahasa Aceh warisan indatu (nenek moyang) orang Aceh yang memiliki peradaban tinggi. Bahasa Aceh warisan leluhur orang Aceh sangat halus dan santun.

📚 Artikel Terkait

Perempuan Setara

Wisata Hari Raya

Salam Dirgahayu, POTRET

Penyelamatan Makam Pangeran Kramojayo sebagai Cagar Budaya

“Banyak generasi muda sekarang, kita amati di media sosial dalam berbicara tidak sopan, mereka tidak malu memaki, mencaci, dan memfitnah orang lain dengan bahasa yang sangat kotor,” ungkap Hamdani.

Ia mengajak semua lapisan masyarakat Aceh untuk kembali ke bahasa Aceh yang sopan, halus, dan lembut, baik saat berkomunikasi, berdebat, maupun berdikusi dalam bahasa Aceh.

“Jangan sampai malu semua orang Aceh, karena ada oknum yang berbicara bahasa Aceh tidak beradab,” Hamdani menambahkan.

Ia mengharapkan kepada semua orang Aceh yang berdomisili di Aceh, luar Aceh, dan yang tinggal di luar negeri untuk mengedepankan kesantunan dalam berbahasa Aceh. Sehingga Aceh sebagai suku bangsa yang beradab lebih terhormat di mata masyarakat dunia.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 84x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Siswa-Siswi  SDIT Muhammadiyah Manggeng Berkunjung Rumah Yatim

Siswa-Siswi SDIT Muhammadiyah Manggeng Berkunjung Rumah Yatim

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00