POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Aku Rindu Sosok Ayah

RedaksiOleh Redaksi
November 13, 2022
Aku Rindu Sosok Ayah
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Muhammad Ridwan

Mahasiswa PMM Nusantara, Kuliah di UNSAM, Langsa, Aceh

Bagi seorang anak perempuan, ayah adalah seorang yang bisa membuat ia merasakan kenyamanan. Bagi seorang anak laki-laki, ayah menjadi panutannya, karena sikapnya yang tegas, hangat, pekerja keras dan penuh kasih sayang untuk menjadi pria sejati saat dewasa. Namun, semua merasakan rasanya sentuhan seorang ayah. Berbahagialah bagi mereka yang masih memiliki ayah dan ibu. Mereka yang masih memiliki ayah dan ibu, masih dapat merasakan kasih sayang, kehangatan cinta dan segalanya. Namun bagaimana dengan mereka yang telah kehilangan ibu atau ayah?

Tak dapat dipungkiri bahwa kehilangan seorang ayah atau ibu akan membuat kita merasa kehilangan, hilang kasih sayang, hilang cinta sejati, hilang kehangatan dan segalanya yang pernah kita nikmati kala mereka masih ada atau masih hidup. Sebagai anak yang dilahirkan mereka, kehilangan itu membuat kita selalu dalam kerinduan.Selalu ada perasaan rindu yang luar biasa.

Seperti halnya penulis yang merindukan sosok ayah. Bagi penulis, juga bagi semua orang, pasti mengatakan bahwa orang  tua memang selalu membuat anak merasa terlindungi. Ayah maupun ibu memiliki peran penting dalam kasih sayang seorang anak. Sehingga kehilangan salah satu akan membuat anak merasakan kerinduan akan kasih sayang yang sangat mendalam pada sosok ayah ataupun ibu.

Kerinduan yang mendalam itu sering diungkapkan dengan berbagai cara. Lewat doa yang disampaikan setiap usai salat, lewat melakukan ziarah kubur dan sebagainya. Bagi mereka yang suka menulis, akan mengukir rindunya lewat tulisan berupa cerita dan juga untaian puisi atau kata-kata indah, seperti berikut ini.

“Ayah, aku rindu saat masa kecilku dulu. Di saat kau membimbingku, aku rindukan itu. Yah, apakah masa itu bisa kurasakan lagi? Aku rindu dirimu. Ayah, di sini aku juga mendapat pelukan, tapi tak ada yang sehangat pelukan dirimu. Ayah, datanglah ke mimpiku, aku sangat ingin bertemu denganmu. Mungkin melalui mimpi kita bisa bercerita banyak seperti dulu atau setidaknya aku ingin memastikan bahwa Ayah di sana tidak kesepian seperti aku di sini.”

📚 Artikel Terkait

Rumah Adat Upaya Untuk membangun Ketahanan dan Pertahanan Budaya Berkepribadian Luhur Yang Bermartabat Mulia

Semangat Bangsa Milenial Muda di Hari Sumpah Pemuda

Guru Dayah Darul Ulum Apresiasi Program Magang Bahasa Asing di Pare

HABA Si PATok

Untukku tak apa, aku dapat membiasakan diri dari semua ini. Namun, semoga engkau telah nyaman di sana Ayah. Terima kasih telah menjadi sosok ayah yang terbaik buat kami, aku sangat menyayangimu dengan segala keterbatasan yang kumiliki.

jika ayah dapat mendengarku, aku ingin mengatakan bahwa aku sangat merindukan kehadiranmu dan andai ayah ada di depanku saat ini mungkin aku sudah memelukmu dan menceritakan keluh kesahku kepadamu. Ayah, seandainya kau masih di sini, aku ingin bermain denganmu seperti dulu dan menceritakan banyak hal tentang hidupku. Tetapi, sekarang aku hanya dapat dekat denganmu, dalam doaku.

Kepergianmu membuatku mengerti bahwa rindu paling menyakitkan adalah merindukan seseorang yang telah tiada. Namun, kepergianmu mengajarkan bahwa Tuhan selalu ada untuk mendengarkan segala doa dan harapan.

Pergi ke parak membeli tebu

Tebu manis semanis tebu

Rinduku selalu mengebu

Tujuh belas tahun takbertemu.

Begitulah rasa rindu itu datang menggebu. Rindu itu menyakitkan, oleh sebab itu, agar rindu bisa diredam, dekatkan diri dengan mereka, lewat doa-doa kita usai salat dan di kala kita berada di mana saja yang layak menyampaikan doa.

 

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Sejoli Puisi Zulkifli Abdy

SURAT DARI LANGIT

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00