• Latest
Aku Rindu Sosok Ayah

Aku Rindu Sosok Ayah

November 13, 2022
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Aku Rindu Sosok Ayah

Redaksiby Redaksi
November 13, 2022
Reading Time: 3 mins read
Aku Rindu Sosok Ayah
589
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Muhammad Ridwan

Mahasiswa PMM Nusantara, Kuliah di UNSAM, Langsa, Aceh

Bagi seorang anak perempuan, ayah adalah seorang yang bisa membuat ia merasakan kenyamanan. Bagi seorang anak laki-laki, ayah menjadi panutannya, karena sikapnya yang tegas, hangat, pekerja keras dan penuh kasih sayang untuk menjadi pria sejati saat dewasa. Namun, semua merasakan rasanya sentuhan seorang ayah. Berbahagialah bagi mereka yang masih memiliki ayah dan ibu. Mereka yang masih memiliki ayah dan ibu, masih dapat merasakan kasih sayang, kehangatan cinta dan segalanya. Namun bagaimana dengan mereka yang telah kehilangan ibu atau ayah?

Tak dapat dipungkiri bahwa kehilangan seorang ayah atau ibu akan membuat kita merasa kehilangan, hilang kasih sayang, hilang cinta sejati, hilang kehangatan dan segalanya yang pernah kita nikmati kala mereka masih ada atau masih hidup. Sebagai anak yang dilahirkan mereka, kehilangan itu membuat kita selalu dalam kerinduan.Selalu ada perasaan rindu yang luar biasa.

Seperti halnya penulis yang merindukan sosok ayah. Bagi penulis, juga bagi semua orang, pasti mengatakan bahwa orang  tua memang selalu membuat anak merasa terlindungi. Ayah maupun ibu memiliki peran penting dalam kasih sayang seorang anak. Sehingga kehilangan salah satu akan membuat anak merasakan kerinduan akan kasih sayang yang sangat mendalam pada sosok ayah ataupun ibu.

Kerinduan yang mendalam itu sering diungkapkan dengan berbagai cara. Lewat doa yang disampaikan setiap usai salat, lewat melakukan ziarah kubur dan sebagainya. Bagi mereka yang suka menulis, akan mengukir rindunya lewat tulisan berupa cerita dan juga untaian puisi atau kata-kata indah, seperti berikut ini.

“Ayah, aku rindu saat masa kecilku dulu. Di saat kau membimbingku, aku rindukan itu. Yah, apakah masa itu bisa kurasakan lagi? Aku rindu dirimu. Ayah, di sini aku juga mendapat pelukan, tapi tak ada yang sehangat pelukan dirimu. Ayah, datanglah ke mimpiku, aku sangat ingin bertemu denganmu. Mungkin melalui mimpi kita bisa bercerita banyak seperti dulu atau setidaknya aku ingin memastikan bahwa Ayah di sana tidak kesepian seperti aku di sini.”

Untukku tak apa, aku dapat membiasakan diri dari semua ini. Namun, semoga engkau telah nyaman di sana Ayah. Terima kasih telah menjadi sosok ayah yang terbaik buat kami, aku sangat menyayangimu dengan segala keterbatasan yang kumiliki.

jika ayah dapat mendengarku, aku ingin mengatakan bahwa aku sangat merindukan kehadiranmu dan andai ayah ada di depanku saat ini mungkin aku sudah memelukmu dan menceritakan keluh kesahku kepadamu. Ayah, seandainya kau masih di sini, aku ingin bermain denganmu seperti dulu dan menceritakan banyak hal tentang hidupku. Tetapi, sekarang aku hanya dapat dekat denganmu, dalam doaku.

Kepergianmu membuatku mengerti bahwa rindu paling menyakitkan adalah merindukan seseorang yang telah tiada. Namun, kepergianmu mengajarkan bahwa Tuhan selalu ada untuk mendengarkan segala doa dan harapan.

Baca Juga

Budaya Kekerasan dalam Masyarakat Modern.

Budaya Kekerasan dalam Masyarakat Modern.

Maret 21, 2026

Kisah Perempuan POTRET – Zaynab bint al-Kamal

Maret 30, 2026
Benarkah Bangsa Aceh Malas Menulis?

Benarkah Bangsa Aceh Malas Menulis?

Maret 10, 2026

Pergi ke parak membeli tebu

Tebu manis semanis tebu

Rinduku selalu mengebu

Tujuh belas tahun takbertemu.

Begitulah rasa rindu itu datang menggebu. Rindu itu menyakitkan, oleh sebab itu, agar rindu bisa diredam, dekatkan diri dengan mereka, lewat doa-doa kita usai salat dan di kala kita berada di mana saja yang layak menyampaikan doa.

 

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Sejoli Puisi Zulkifli Abdy

SURAT DARI LANGIT

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com