• Latest
Aku Rindu Sosok Ayah - A191FCB9 E2D5 4840 B6F1 C66FA576ECE1 | Essay | Potret Online

Aku Rindu Sosok Ayah

November 13, 2022
825dc53a-9479-4a3d-9c57-553e51642f7e

Hari Pertama yang Terakhir

April 24, 2026
87dee712-0548-433f-a26d-23c41a9e9f00

Gencatan Senjata Perang Iran yang Penuh Pelanggaran

April 24, 2026
085066ea-362a-46bd-8029-20b521d85ccd

Nama JK Semakin Berkibar Usai Nyenggol Ijazah Jokowi dan Dilaporkan Kader PSI ke Polisi

April 24, 2026
IMG_0518

Aceh Bisa Merdeka Tanpa GAM

April 24, 2026
Ilustrasi ayah dan anak bermain bersama menunjukkan peran ayah dalam perkembangan anak

Mengapa Ivan Illich Mengajak Kita Berhenti Memuja Sekolah

April 23, 2026
Ilustrasi kerumunan orang menatap ponsel di bawah panggung politik dengan figur pemimpin yang dikendalikan seperti boneka oleh tangan besar di atasnya, menggambarkan manipulasi, popularitas, dan hilangnya akal sehat dalam demokrasi.

Menuju Bangsa Goblok (MBG)

April 23, 2026
IMG_0914

Demokrasi Sebagai Dunia: Pergulatan Makna dalam Ruang Digital

April 23, 2026
27f168e7-1260-4771-8478-62c43392780e

Pulo Aceh, William Toren dan Pendidikan Kami

April 23, 2026
Jumat, April 24, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Aku Rindu Sosok Ayah

Redaksi by Redaksi
November 13, 2022
in Essay, Literasi
Reading Time: 3 mins read
0
Aku Rindu Sosok Ayah - A191FCB9 E2D5 4840 B6F1 C66FA576ECE1 | Essay | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Oleh Muhammad Ridwan

Mahasiswa PMM Nusantara, Kuliah di UNSAM, Langsa, Aceh

Bagi seorang anak perempuan, ayah adalah seorang yang bisa membuat ia merasakan kenyamanan. Bagi seorang anak laki-laki, ayah menjadi panutannya, karena sikapnya yang tegas, hangat, pekerja keras dan penuh kasih sayang untuk menjadi pria sejati saat dewasa. Namun, semua merasakan rasanya sentuhan seorang ayah. Berbahagialah bagi mereka yang masih memiliki ayah dan ibu. Mereka yang masih memiliki ayah dan ibu, masih dapat merasakan kasih sayang, kehangatan cinta dan segalanya. Namun bagaimana dengan mereka yang telah kehilangan ibu atau ayah?

Baca Juga
  • Meningkatkan Minat Baca Siswa di SMPN 1 Seunagan Menggunakan E Mading
  • Dijajah, Dikorupsi, Tak (juga) Bangkrut

Tak dapat dipungkiri bahwa kehilangan seorang ayah atau ibu akan membuat kita merasa kehilangan, hilang kasih sayang, hilang cinta sejati, hilang kehangatan dan segalanya yang pernah kita nikmati kala mereka masih ada atau masih hidup. Sebagai anak yang dilahirkan mereka, kehilangan itu membuat kita selalu dalam kerinduan.Selalu ada perasaan rindu yang luar biasa.

Seperti halnya penulis yang merindukan sosok ayah. Bagi penulis, juga bagi semua orang, pasti mengatakan bahwa orang  tua memang selalu membuat anak merasa terlindungi. Ayah maupun ibu memiliki peran penting dalam kasih sayang seorang anak. Sehingga kehilangan salah satu akan membuat anak merasakan kerinduan akan kasih sayang yang sangat mendalam pada sosok ayah ataupun ibu.

Baca Juga
  • MENGULIK SEBUAH COVER BUKU
  • Ranking FIFA dan Mimpi Indah Timnas

Kerinduan yang mendalam itu sering diungkapkan dengan berbagai cara. Lewat doa yang disampaikan setiap usai salat, lewat melakukan ziarah kubur dan sebagainya. Bagi mereka yang suka menulis, akan mengukir rindunya lewat tulisan berupa cerita dan juga untaian puisi atau kata-kata indah, seperti berikut ini.

“Ayah, aku rindu saat masa kecilku dulu. Di saat kau membimbingku, aku rindukan itu. Yah, apakah masa itu bisa kurasakan lagi? Aku rindu dirimu. Ayah, di sini aku juga mendapat pelukan, tapi tak ada yang sehangat pelukan dirimu. Ayah, datanglah ke mimpiku, aku sangat ingin bertemu denganmu. Mungkin melalui mimpi kita bisa bercerita banyak seperti dulu atau setidaknya aku ingin memastikan bahwa Ayah di sana tidak kesepian seperti aku di sini.”

Baca Juga
  • Anak Muda, Karakter dan Sektarianisme
  • Enaknya Jadi Ateis

Untukku tak apa, aku dapat membiasakan diri dari semua ini. Namun, semoga engkau telah nyaman di sana Ayah. Terima kasih telah menjadi sosok ayah yang terbaik buat kami, aku sangat menyayangimu dengan segala keterbatasan yang kumiliki.

jika ayah dapat mendengarku, aku ingin mengatakan bahwa aku sangat merindukan kehadiranmu dan andai ayah ada di depanku saat ini mungkin aku sudah memelukmu dan menceritakan keluh kesahku kepadamu. Ayah, seandainya kau masih di sini, aku ingin bermain denganmu seperti dulu dan menceritakan banyak hal tentang hidupku. Tetapi, sekarang aku hanya dapat dekat denganmu, dalam doaku.

Kepergianmu membuatku mengerti bahwa rindu paling menyakitkan adalah merindukan seseorang yang telah tiada. Namun, kepergianmu mengajarkan bahwa Tuhan selalu ada untuk mendengarkan segala doa dan harapan.

Pergi ke parak membeli tebu

Tebu manis semanis tebu

Rinduku selalu mengebu

Tujuh belas tahun takbertemu.

Begitulah rasa rindu itu datang menggebu. Rindu itu menyakitkan, oleh sebab itu, agar rindu bisa diredam, dekatkan diri dengan mereka, lewat doa-doa kita usai salat dan di kala kita berada di mana saja yang layak menyampaikan doa.

 

Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post
Aku Rindu Sosok Ayah - 85136584 0D5A 475B 97C6 275BEAE5515F | Essay | Potret Online

SURAT DARI LANGIT

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com