POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Essay

Aku Rindu Sosok Ayah

Redaksi by Redaksi
November 13, 2022
in Essay, Literasi
0
Aku Rindu Sosok Ayah - A191FCB9 E2D5 4840 B6F1 C66FA576ECE1 | Essay | Potret Online

Oleh Muhammad Ridwan

Mahasiswa PMM Nusantara, Kuliah di UNSAM, Langsa, Aceh

Bagi seorang anak perempuan, ayah adalah seorang yang bisa membuat ia merasakan kenyamanan. Bagi seorang anak laki-laki, ayah menjadi panutannya, karena sikapnya yang tegas, hangat, pekerja keras dan penuh kasih sayang untuk menjadi pria sejati saat dewasa. Namun, semua merasakan rasanya sentuhan seorang ayah. Berbahagialah bagi mereka yang masih memiliki ayah dan ibu. Mereka yang masih memiliki ayah dan ibu, masih dapat merasakan kasih sayang, kehangatan cinta dan segalanya. Namun bagaimana dengan mereka yang telah kehilangan ibu atau ayah?

Baca Juga
  • 01
    Edukasi
    Diundang ke Istana Gubernur, Ini Pemenang LMSI SatuPena Sumbar
    16 Des 2023
  • Aku Rindu Sosok Ayah - IMG_5200 | Essay | Potret Online
    21 Tahun Majalah POTRET
    Geliat POTRET dari Medio 2017-2025
    08 Nov 2024

Tak dapat dipungkiri bahwa kehilangan seorang ayah atau ibu akan membuat kita merasa kehilangan, hilang kasih sayang, hilang cinta sejati, hilang kehangatan dan segalanya yang pernah kita nikmati kala mereka masih ada atau masih hidup. Sebagai anak yang dilahirkan mereka, kehilangan itu membuat kita selalu dalam kerinduan.Selalu ada perasaan rindu yang luar biasa.

Seperti halnya penulis yang merindukan sosok ayah. Bagi penulis, juga bagi semua orang, pasti mengatakan bahwa orang  tua memang selalu membuat anak merasa terlindungi. Ayah maupun ibu memiliki peran penting dalam kasih sayang seorang anak. Sehingga kehilangan salah satu akan membuat anak merasakan kerinduan akan kasih sayang yang sangat mendalam pada sosok ayah ataupun ibu.

Baca Juga
  • Aku Rindu Sosok Ayah - 9d9db350 a61c 4191 9c9c f442e7b9e3be | Essay | Potret Online
    Artikel
    22 Tahun Usia Majalah POTRET, Konsisten Kembangkan Budaya Literasi
    11 Jan 2025
  • 02
    Diafragma
    KIDUNG KEMATIAN
    18 Mar 2024

Kerinduan yang mendalam itu sering diungkapkan dengan berbagai cara. Lewat doa yang disampaikan setiap usai salat, lewat melakukan ziarah kubur dan sebagainya. Bagi mereka yang suka menulis, akan mengukir rindunya lewat tulisan berupa cerita dan juga untaian puisi atau kata-kata indah, seperti berikut ini.

“Ayah, aku rindu saat masa kecilku dulu. Di saat kau membimbingku, aku rindukan itu. Yah, apakah masa itu bisa kurasakan lagi? Aku rindu dirimu. Ayah, di sini aku juga mendapat pelukan, tapi tak ada yang sehangat pelukan dirimu. Ayah, datanglah ke mimpiku, aku sangat ingin bertemu denganmu. Mungkin melalui mimpi kita bisa bercerita banyak seperti dulu atau setidaknya aku ingin memastikan bahwa Ayah di sana tidak kesepian seperti aku di sini.”

Baca Juga
  • Aku Rindu Sosok Ayah - A7EC2EC8 57F2 4B85 9621 80933C0CFFBA | Essay | Potret Online
    Aceh Selatan
    SEANDAINYA AKU TAK MENJADI GURU
    29 Jun 2022
  • Aku Rindu Sosok Ayah - 20466cae 5eae 42c5 bed1 30c51701539d | Essay | Potret Online
    Banda Aceh
    Kolaborasi Guru dan Murid MIN 11 Banda Aceh Hasilkan Karya Buku Cerita Bergambar “Faiha dan Bunga Misteri”
    24 Jan 2025

Untukku tak apa, aku dapat membiasakan diri dari semua ini. Namun, semoga engkau telah nyaman di sana Ayah. Terima kasih telah menjadi sosok ayah yang terbaik buat kami, aku sangat menyayangimu dengan segala keterbatasan yang kumiliki.

jika ayah dapat mendengarku, aku ingin mengatakan bahwa aku sangat merindukan kehadiranmu dan andai ayah ada di depanku saat ini mungkin aku sudah memelukmu dan menceritakan keluh kesahku kepadamu. Ayah, seandainya kau masih di sini, aku ingin bermain denganmu seperti dulu dan menceritakan banyak hal tentang hidupku. Tetapi, sekarang aku hanya dapat dekat denganmu, dalam doaku.

Kepergianmu membuatku mengerti bahwa rindu paling menyakitkan adalah merindukan seseorang yang telah tiada. Namun, kepergianmu mengajarkan bahwa Tuhan selalu ada untuk mendengarkan segala doa dan harapan.

Pergi ke parak membeli tebu

Tebu manis semanis tebu

Rinduku selalu mengebu

Tujuh belas tahun takbertemu.

Begitulah rasa rindu itu datang menggebu. Rindu itu menyakitkan, oleh sebab itu, agar rindu bisa diredam, dekatkan diri dengan mereka, lewat doa-doa kita usai salat dan di kala kita berada di mana saja yang layak menyampaikan doa.

 

Previous Post

Potato Janda Ngamuk Jadi Incaran pada Pameran Gelar Karya P5 Siswa SMAN 1 Bireuen

Next Post

SURAT DARI LANGIT

Next Post
Aku Rindu Sosok Ayah - 85136584 0D5A 475B 97C6 275BEAE5515F | Essay | Potret Online

SURAT DARI LANGIT

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah