Air Mata Laut Ibu

September 2022
Oleh: Redaksi


Jonson Effendi

Ibu …
Air matamu, lautan paling jernih
Dadamu, samudera paling dalam
Pikiranmu, langit paling tinggi
Jiwamu lautan paling biru

Ibu …
Izinkan kuteguk air matamu
Sebagai pelepas dahaga di musim panas
Izinkan kurebah di dadamu
Sebagai obat pelepas rindu
Izinkan kugapai langitmu
Sebagai tempat bergantung segala cita
Izinkan kudekap jiwa ragamu
Sebagai hamparan permadani hidupku

Ibu …
Sungguh besar pengorbananmu
Melahirkan dan membesarkan
Dari air susu yang diminum
Menjadi urat nadi kehidupan

Darah yang tumpah dari sayatan pisau
Berjuta urat nadi terputus tak tergantikan
Meskipun sebanyak apapun harta permata
Satu tegukan susu nilainya berjuta kebaikkan

Ibu oh ibu …
Sungguh mulia budi jasamu
Dengan apa bisa digantikan
Hanya doa selalu kami panjatkan
Pengharapan tertinggi hanya ridhomu
Ridhomu, ridho Ilahi.

Palembang, 07/09/2022

*Jonson Effendi, Palembang*

Tentang Penulis
Majalah Perempuan Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist