Serumpun Puisi Zulkifli Mohamed

Mei 2022
Oleh: Redaksi

LILIN DAN GERIMIS 

( i )

saat kau nyalakan lilinmu

gerimis dan angin

mengepung kita —

dalam persegi ruang

di dalamnya panah syaitan

menyiat kulit ke kalbu.

 

ini sekadar ujianmu

atau sebetulnya liga

pertandingan menundukkan

matahari yang enggan dingin.

( ii )

saat lilinmu hangus membakar

gerimis tetap basah di kaca

angin tetap rusuh di pucuk

kau kirimkan —

bismillah

lalu padamlah cahaya

di dalam titik malam.

 

 PEREMPUAN DARI MASA LALU

kamar diri selalu sembunyikan

rahsia hati

lalu bintang di langit

menjadi doa yang dihimpunkan

wajah malam tidak pernah

berbohong —

dialah lelaki

untukmu, gugur dari bulan

yang kembang di muara sunyi.

(dibunuhnya sepi saat

matahari senyum di pagi

yang tertunda —

bertahun lamanya).

 

SEPERTI ANGIN ( ii )

 

dari ranting dan daunan

tertinggal hanyalah sihirmu

ada (tapi tiada).

bersalaman untuk pergi

yang abadi.

 

 SEPI

 telah menjadi getar

dalam angin

kemudian mati di telapak

daun kering —

berdiam

dalam basah dan kering

di bawah langit serupa

tidak bersuara

melainkan

menjadi sangat asing

di perdu waktu. 

semuanya adalah getar

tidak lepas ke luar diri.

 

ZULKIFLI BIN MOHAMED, dilahirkan di Mersing, Johor. Menetap dan berkerjaya sebagai Pegawai Perkhidmatan Pendidikan (DG52) di sebuah sekolah menengah di Kemaman, Terengganu. Lulusan Ijazah Sarjana Muda (Kepujian) dalam pengkhususan Sejarah Asia Tenggara, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Serta Diploma Pendidikan, Institut Perguruan Darul Aman (IPDA). Ahli seumur hidup IKATAN PERSURATAN MELAYU (IPM). Juga ahli PERSATUAN PENULIS ALAM MAYA MALAYSIA (JOM SASTERA). Telah melibatkan diri dalam penulisan sajak menerusi karya eceran di majalah Al-Islam, Dewan Budaya, Dewan Masyarakat. Juga di akhbar Harian Ekspres, Berita Harian Ahad, Suara Sarawak dan Wilayah Ku. Turut terlibat dalam 40 buah antologi puisi. Antaranya ialah Antologi Masa Kecil (Cetakan Indonesia), Antologi Prahara Musim Duka, Antologi Suara Dari Suatu Musim dan Antologi KRI Nanggala 402. Turut menghasilkan dua buah kumpulan puisi bertiga (tiga penulis dalam satu buku puisi) iaitu Kamar Tresna Figura Maya dan Cinta Adalah Sebuah Hamparan Cinta. Boleh ikuti perkembangan penulis di Facebook Zulkifli Mohamed. Atau hubungi di e-mel pondokpuisi@gmail.com

 

Tentang Penulis
Majalah Perempuan Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist