POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

TOKO BUKU SAAT INI

RedaksiOleh Redaksi
March 14, 2022
Meta Verse
🔊

Dengarkan Artikel

 

Oleh Ahmad Rizali

Berdomisili di Depok

Awan hitam di langit arah selatan dari stasiun KRL Pondok Cina membuatku bergegas menjeberangi jalan Margonda dan dengan cepat memasuki Gramedia (niatnya neduh sembari sight seeing). Sebelum Toko Buku (d/h) ini ada, kami sekeluarga sering berkunjung ke Gramedia Bogor, di depan masjid besar samping terminal Baranangsiang.

Berkunjung ke Gramedia selalu menyenangkan anak anakku, karena mereka pasti membawa buku yang mereka senangi saat pulang dan sebelum pulang. Biasanya kami mengudap makanan yang kami sukai. Seringkali sekadar pecel lele di warung tenda emperan toko. Hasil dari Gramedia masih terlihat selemari, penuh buku komik serial Dragon Ball, Kungfu Boy, Detektif Conan dan entah komik apalagi, termasuk teenlit jaman itu.

Buku di rak di depan ujung eskalator berisi buku-buku terlaris, salah satunya Homo Sapiens dan saya masih kenal pengarangnya, Yuval Noah Harari, diterjemahkan. Yang mengejutkan, terjemahan buku karya Dale Carnegy “How To Win Friends and Influence Peoples” juga masuk terlaris. Ini buku terjemahan yang kubaca di tahun 1970an.

📚 Artikel Terkait

Hidup dalam Sunyi, Belajar dalam Hening: Refleksi Seorang Pencinta Ilmu di Tengah Dunia yang Bising

Memaknai Syukur Dalam Kehidupan

Sinema Sabtu: Layar Kreatif Menyalakan Literasi Blora

Buku TAJHIZ MAYYIT DAYAH RAUHUL MA’ARIF KAMBAM BUNGKAIH

Yang juga mengagumkan adalah, Tere Liye. Pengarang ini karyanya puluhan dan dipajang memenuhi 1 rak tersendiri. Dahsyat, sangat produktif dan era Asma Nadia, teenlit book bernuansa agama sudah lewat masanya. Jujur, aku tak pernah membaca karya Asma Nadia dan Tere Liye, namun pasti hebat karena mampu memukau ribuan pembacanya.

Puluhan rak berjudul “Novel”  aku tengok satu demi satu. Luar biasa. Banyak sekali pengarang Novel baru yang tak kukenal tersebar di antara sedikit buku karya Leila Chudori, Dee Lestari dan Ahmad Tohari serta Pram. Aku juga tak faham, baguskah isinya ? Yang pasti, berani diterbitkan, pasti ada sesuatu yang dicium oleh penerbit, ada “Cuan” di sana.

Aku pun klayapan ke rak lain. Kesanku, penerbit membaca kesan “desperado” dari manusia calon pembeli, karena selain novel, “penguasa” lapak tetaplah buku bernuansa agama baik Islam, Kristen dan yang lain termasuk buku “motivasi”. Bahkan novel dan buku anak serta motivasipun, beraroma agama. Calon pembaca Indonesia nampaknya semakin religius.

Elexmedia Komputindo, jawara penerbitan komik, buku-bukunya juga mulai menguasai lapak. Komik manga entah terjemahan atau karya penggambar lokal memenuhi beberapa rak di dekat “Children’s Book” yang tak juga berkembang, meski sedikit ada kemajuan dari beberapa karya khusus.

Apakah aku membeli buku? Tidak. Karena di rumah, masih puluhan buku menunggu kubaca dan rasanya uang 50.000 saat usia seperti ini menjadi semakin berarti untuk dibelanjakan selain untuk buku, meskipun kepingin juga aku membaca karya Tere Liye, agar faham dan punya dasar untuk berkomentar.

Di Gramedia tadi, saya juga masih melihat karya pengarang tua, Alm Sapardi, Yudistira Adi Nugraha, bahkan cerpenis remaja di majalah populer Gadis, Emji Alif. Yang menarik, dipajang pula karya-karya sastra ringkasan peraih Nobel seperti buku (ukuran) “saku baju” beneran dan tipis, karya terjemahan Ernest Hemingway “The Old Man and The Sea” dan beberapa karya lain seperti “Dracula” Stoker.

Saat pulang sembari jalan kaki aku merenung, luar biasa “blooding” Gramedia itu, pasti sebelum pandemipun mereka menerima “infus darah” dari bisnis lain. Jika yang dipikirkan hanya “profit” pasti sudah sejak beberapa tahun yang lalu Gramedia akan ditutup oleh pemiliknya, my feeling it is more than a business but merely a committment on educating nation, GBU.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 73x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 60x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 56x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 52x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya

SEBUAH POTRET YANG MEMIKAT HATI

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00