Senin, April 20, 2026

Serumpun Puisi Mohd. Adib. Ab, Rahman

Desember 2021
Oleh: Redaksi

TIBA-TIBA SAJA KAU MENAIKI KERETA PERGI KE WILAYAH LENYAP

 

Tiba-tiba saja kau menaiki kereta pergi ke wilayah lenyap

pelita terpadam di gubuk buruk di belasah angin lalu timbul gelap

bagai nasib malang orang-orang tertindas hanya kerana kemiskinan

itu bangsaku sendiri, kerana malaskah atau takdir yang salah?

betapa pedih batin ditusuk belati

seperti kisah mangsa covid19 satu demi satu tumbang

tidak ada yang mampu menghiburkan

kecuali hati yang sabar, doa berterusan dan pasrah

 

Kau tak pernah nyalakan lampu isyarat di persimpangan

bagiku peristiwa berlaku terlalu pantas, tak terduga

ketika belum sepenuhnya aku terjemah dan membaca kau

 

Aku bersama sepi pada pusara pahlawan tak dikenang

walau semalam berjuang tegakkan keadilan di negeri ini

kini aku taman tanpa bunga

kau daun yang tinggalkan dahan

moga esok menghulurkan tangan

ketiadaanmu berganti

hidupku meriah dengan langgam-langgam bulan

 

Karya,

MOHD ADID AB RAHMAN

Jasin, Melaka

24 Disember, 2021

 

 

 

 

BEKAS AMUKAN BANJIR

 

Tinggal kini bekas amukan banjir semisal kereta mewah atau tidak

rumah besar atau kecil semuanya ranap sama sekali

para penduduk seorang insan yang baru sampai di dunia

tidak memiliki apa-apa, kosong dan fakir. Amat menyayat hati

apalah erti kesombongan pada harta dan takhta

 

Tanyamu, apakah ini akibat kebobrokan tangan manusia

bertindak manyalahi akhlak, peraturan dan hukum Tuhan?

mungkin musibah didatangkan untuk mengetuk pintu keinsafan

segera kembali memaknai surat-surat wahyu

yang sekian lama terlepas

 

Hujan sudah luruh seperti daun kering disapu angin

matahari bersinar beri kehangatan pada sisa-sisa banjir

seperti memujuk jiwa-jiwa yang luka

memahami setiap musibah yang menimpa

sebagai ujian untuk mengukur iman sekukuh apa?

 

Nukilan,

MOHD ADID AB RAHMAN

Melaka, Malaysia

23 Disember, 2021

Mohd. Adid Ab. Rahman. Sekarang bermukim di Melaka dan Mengajar di SMK Iskandar Shah, Jasin.. Pernah menuntut ilmu di Universitas Islam Negeri Banda Aceh dalam jurusan Dakwah dan Universiti Teknologi Malaysia, Skudai Johor.  Menulis sejak 1990an hingga sekarang, terutama puisi.  Sudah memiliki puluhan antologi bersama di antaranya Antologi C.Antagonis (ASWARA 2020), Munajat untuk Palestin (PPJ 2021) Antologi ‘Belati Cinta Zulaikha’ (2003) ‘Kebentangkan Sehelai Peta’ (2014) menjadi teks KOMSAS SPM, Sejernih Embun (KS 2021) VIRUS (GAPADU 2021)   Karya tersiar di pelbagai media antara lain Majalah Dewan Sastera, Mingguan Malaysia. Berita Harian, Utusan Borneo, Harian Ekspres.  Majalah online seperti Lamanriau.com ,  Potret Online com, sksp-literary.com, Sabah360 online. Sekarang menjadi ahli Ikatan Persurat Melayu Melaka (IPM)

 

 

Tentang Penulis
Majalah Perempuan Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist