• Latest

Aceh Menuai Bencana Ekologi

Desember 8, 2018
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Aceh Menuai Bencana Ekologi

Redaksiby Redaksi
Desember 8, 2018
Reading Time: 4 mins read
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
banjir bandang Aceh Tenggara
Oleh Team Walhi Aceh
Bencana  banjir bandang dan tanah longsor semakin sering melanda sejumlah daerah di Aceh belakangan ini. Peristiwa banjir badang dan tanah longsor itu terjadi silih berganti, seakan-akan banjir, termasuk banjir bandang dan tanah longsor tersebut menjadi peristiwa biasa.  Apalagi kini di musim hujan dan perubahan iklim yang ekstrim, perisriwa banjir bandang dan tanah longsor semakin tidak dapat dicegah lagi. Bencana banjir dan tanah longsor yang masih menyisakan penderitaan adalah peristiwa banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang desa Natam Baru, kecamatan Badar, Aceh Tenggara pada Jumat, 30 November 2018 lalu yang merusak dan menghanyutkan sekitar 23 rumah serta ratusan hectare lahan pertanian  masyarakat serta gagal panen. Selain itu tumpukan puing bangunan dan kayu gelodongan yang dihanyutkan banjir bandang hingga beberapa hari pasca banjir, masih belum dibersihkan.

Bukan hanya itu, sejumlah desa lain juga terkena dampak banjir bandang, seperti Desa Jonggar Kayu Mentangur, Kecamatan Ketambe, Desa Tuah Kerine, Desa Bunbun Indah, Bunbun Alas, Arih Mejile, Permata Musara dan Desa Seurakut, Kecamatan Leuser. Banjir bandang tersebut terjadi  bukan hanya karena diguyur hujan deras, tetapi karena banyak hutan yang telah rusak sehingga menyebabkan banjir bandang. Namun, alasan yang paling mudah adalah menyalahkan hujan yang deras.

Baca Juga

IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
img-0531_11zon

Mengingat Masa Lalu, Menentukan Arah Masa Depan

Maret 29, 2026

 

Sebelum bencana bajir bandang yang menerjang wilayah Aceh Tenggara, banjir sudah melanda beberapa kecamatan di Aceh Utara, Bireun, Aceh barat, Aceh Barat Daya, Aceh selatan dan Aceh Singkil. Pendeknya, bencana banjir serta banjir bandang dan tanah longsor akan terus terjadi sejalan dengan perubahan cuaca ekstrim . Rentetan kejadian banjir, banjir bandang dan tanah longsor di tahun 2018 tersebut sudah banyak membawa dampak terhadap masyarakat.

WALHI Aceh mencatat, selama tahun 2018  telah terjadi bencana sebanyak 91 kali yang tersebar di 16 kabupaten/kota di Aceh. Banjir menjadi bencana yang paling sering terjadi yaitu 43 kali, selain banjir juga terjadi kebakaran hutan 18 kali, kekeringan 8 kali, puting beliung 6 kali, longsor 3 kali, angin kencang 7 kali, abrasi 3 kali, dan erosi 2 kali.

 

Tingkat kerugian tertinggi disebabkan oleh banjir yang mengakibatkan 446 rumah dan 5 sekolah terendam dan rusak, ± 12.339 ha sawah gagal panen, 50.259 jiwa mengungsi, total kerugian yang diakibatkan oleh banjir mencapai Rp726,6 miliar. Kebakaran  hutan mengakibatkan ± 487 ha hutan dan lahan rusak, kerugian ditaksir mencapai Rp107 miliar. Kekeringan mengakibatkan ± 12.064 ha sawah tidak dapat dialiri dan puso, kerugian akibat kekeringan mencapai Rp114,8 miliar. Angin kencang mengakibatkan 260  rumah rusak dan 5 korban jiwa, kerugian mencapai Rp10,9 miliar. Puting beliung mengakibatkan 175 rumah rusak dan 5 korban jiwa, kerugian mencapai Rp7 miliar.  

 


ADVERTISEMENT

Total dampak yang ditimbulkan oleh bencana mencakup 897 rumah rusak, ± 3.200 meter jalan rusak, 5 sekolah rusak,  ± 24.423 ha sawah gagal panen, 50.270 jiwa mengungsi, 1.728 jiwa mengalami krisis air, dan  ± 487 ha hutan dan lahan terbakar. Total kerugian yang dialami akibat bencana alam mencapai Rp 969,32 miliar. Sebuah nilai kerugian yang sangat besar, bukan?

Sangat besar memang. Apalai bila kita melihat fenomena alam yang semakin tidak bersahabat yang ditandai dengan kian seringnya terjadi bencana banjir di Aceh saat ini. Kondisi ini semakin memperburuk kondisi lingkungan hidup  dan masa depan lingkungan di Aceh serta menjadi pertanda bahwa bencana ekologis akan mengancam Aceh di tahun-tahun mendatang. Seharusnya, semua pihak bangkit dan sadar untuk menyelamatkan hutan dari aksi perambahan hutan secara legal dan illegal di hutan Aceh yang semakin sengsara.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 335x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 296x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 278x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 253x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 190x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

BERWIRAUSAHA MASIH DIPANDANG SEBELAH MATA?

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com