• Latest

Kado Terindah Buat Ibu

November 24, 2018
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Kado Terindah Buat Ibu

Redaksiby Redaksi
November 24, 2018
Reading Time: 7 mins read
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
Oleh Kayla Khairinnisa Junaidi
Anggota FAMe Chapter Aceh Besar
Raja siang telah menampakkan wajahnya, angin berhembus seakan mengajakku bicara. Hari ini adalah hari ulang tahun ibuku. Aku sangat senang, telah mempersiapkan kado untuknya. Di hari yang spesial ini, aku menyusun rencana membuat ibu bahagia. Mulailah kami sekeluarga mempersiapkan surprise buat ibu. 
Keterwakilan keluarga termasuk aku mendiskusikan tentang kesepakatan hari dan pukul berapa acara akan dilakukan.
“Kita buat hari Minggu, pukul 15.00 wib.” kata Bunti.
“Jangan !! Rabu saja, karena  hari Minggu Cucut pengajian.” Sanggah Cucut
“Oh, iyaa. Bagaimana jika buat hari Senin setelah salat Asar? Karena Senin tanggal merah. Berarti kita bisa hadir semua,   karena hari libur.” Seruku menengahi.
“Yup, boleh..bagaimana dengan yang lain?”, tanya bu Ida.
Semua menganggukkan kepala, menyetujui agar acara dilakukan pada hari Minggu.
Saat rencana tersusun, aku sangat kecewa. Pada hari Senin aku mendapat telepon dari teman-teman  bahwa kami akan latihan untuk persiapan mengikuti kompetisi  PORA XIII yang di adakan di Kota Jantho Kabupaten Aceh Besar. Aku termasuk salah seorang atlit utusan sekolah dalam cabang olah raga pencak silat.
Aku berpikir keras, bagaimana ini…?
Tapi tidak mengapa, walaupun aku tidak bisa ikut. Karena ide membuat acara ini adalah inisiatif ku.
Pagi menjelang sore…
Aku menunggu ayah menjemputku pulang latihan. Sampai di rumah aku melihat keluarga berkumpul dan canda tawa penuh keceriaan terpancar di wajah mereka. 
Tidak seperti biasanya, ibu tampak sangat gembira.Terpancar dari dua bola mata dan raut wajah yang mulai terlihat garis-garis kerutan tapi tidak mengganggu kesegaran wajah karena aura kebahagiaan jelas sekali mendominasi.
Banyak kado dan kue ulang tahun dari adik, ayah dan keluarga.
Hanya aku yang belum memberikan ucapan. Dari kejauhan aku langsung menghampiri ibu, dan menyentuh tangannya sambil mengucapkan:
 “Ibu…maaf, aku tidak bersamamu di hari yang paling berarti bagimu. Karena aku harus berlatih untuk mengikuti lomba.”
“Aaah, tidak mengapa, karena kamu harus amanah anakku. Kamu adalah utusan dari sekolah, maka harus menjaga nama baik sekolah. Maka giatlah berlatih agar kamu menjadi sang juara.” Ibu dengan bijak memberiku motivasi.
“Selamat ulang tahun ibu, semoga aku menjadi juara. Aaamiin. Tiada yang dapat kuberikan padamu ibu, aku berusaha agar mendapat juara. Maka itulah kadoku buatmu ibu.”
“Aaamiin,” ucap ibu.
Kami menikmati hidangan, bermain bersama dengan canda, ria dan tawa. Saling mengucapkan syukur alhamdulillah dan terima kasih. Termasuk ibu, yang paling bahagia.
“Alhamdulillah, terima kasih ya…Aku tidak mengira kalian mengejutkanku dengan pesta kecil ini.” Ucap ibu.
“Oooh…ini bukan ide kami. Tapi ide anak gadismu, Alexa…Cut Anyak.” bundaku menjelaskan.
Ibu memelukku dan mencium keningku, “Terima kasih sayang…ibu sangat bahagia hari ini.”
Sore berganti malam, keluarga telah pulang ke rumah masing-masing. Sebenarnya aku telah mempersiapkan kado istimewa buat ibu. Tapi saat aku ke kamar, tiba-tiba kado tersebut tidak kutemukan. Di mana ya.. pikirku. Aku mengingat-ingat kado tersebut kuletakkan di atas meja belajar. Tapi kemana…..
“Ti.. uti…” kudengar suara adik memanggilku.
“Iyaa dek.., dek apakah kamu ada melihat kado yang Uti letakkan di atas meja belajar?” 
” Tidak lihat,  kenapa Ti…hilang ya?”
“Tidak tahu juga, nih..tidak ada lagi di tempatnya”
“Uti lupa barangkali, coba di ingat lagi.”
Aku mencari terus,  belum juga kutemukan. Aku mulai mencurigai adikku, Karena dia sedikit usil. Tapi jangan curiga dulu ah, mending aku cari saja dulu, pikirku. 
Aku mencari dan mencari terus…
Hingga aku menemukan kado tersebut berada di bawah meja belajar. Tapi mengapa bisa ke bawah meja ya??
Aku mulai mencurigai lagi adikku, lalu aku bertanya padanya.
“Dek, mengapa kadonya kakak temukan berada di bawah meja? Padahal sebelumnya Uti letakkan di atas.”
“Mana adek tahu, tapi tadi si Putih dan Belang bermain di kamar Ti, adek dengar ribut-ribut”
“Oh…” Jawabku.
Mungkin

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Baca Juga

IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
5de97004-0731-46d3-b7a2-38575dadc077

Serangkai Puisi Putri Nanda Roswati

Maret 28, 2026

Discussion about this post

Next Post

Udara Kita Kian Tercemar

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com