POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Gayo Alas Art Carnival: Kolaborasi Kopi, Alam, dan Budaya Tanah Gayo

RedaksiOleh Redaksi
September 17, 2018
🔊

Dengarkan Artikel

TAKENGON – Menjaga kelestarian budaya dan keasrian alam di dataran tinggi Gayo, merupakan tanggung jawab dari setiap komponen masyarakat dari empat kabupaten setempat: Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Tenggara, dan Gayo Lues.

Ragam budaya dan hasil alam yang dimiliki keempat kabupaten di dataran tinggi Gayo masih terus dipertahankan baik dengan membuat aturan (regulasi), sosialisasi, hingga promosi agar terus terkenal ke seantero dunia untuk mengundang wisatawan.

Even akbar Gayo Alas Mountain International (GAMI) Festival 2018 yang kini berlangsung di Takengon sejak 14 September hingga 24 November 2018 pun tak disia –siakan. Keempat kabupaten itu turut menampilkan ragam seni budaya melalui pawai budaya dataran tinggi Gayo atau ‘Gayo Alas Art Carnival’ pada Minggu 16 September 2018.

Lewat karnaval, para peserta yang melibatkan sejumlah siswa SD, SMP, SMA, dan SMK memakai baju adat, baju kreasi seperti kostum daur ulang, aktivitas sehari-hari, hingga bernuansa kopi. Karnaval digelar dengan berjalan mengelilingi Kota Takengon sembari menampilkan tari guel, seni didong, saman, bines, dan sejumlah kesenian khas Gayo.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Kadis Parpora) Aceh Tengah, Khairuddin Yoes mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk memperkenalkan kepada wisatawan bahwa kondisi (keadaan) lingkungan dan masyarakat yang ada, menyatu dengan alam.

“Itulah kondisi dan keadaan masyarakat kita, di dataran tinggi Gayo,” kata Khairuddin Yoes.

Kombinasi antara alam, budaya, dan masyarakat yang ada saat ini dikatakannya harus tetap dipertahankan. Jika perlu, semua diperkenalkan hingga ke tingkat nasional bahkan internasional.

“Ini yang kita coba angkat karena untuk memperkenalkan semua lini seperti lingkungan, wisata pesona alam, seni dan budaya, adat istiadat, dari dataran tinggi Gayo Alas,” ujarnya.

📚 Artikel Terkait

Bangsa Pecundangkah Kita?

Fir’aun Pun Mati

Banjir Lumpur, Karena Tidak Bersyukur?

Alasan – Alasan Klasik

Mengenai konsep kopi, bahan baku minuman yang mendunia ini sudah menjadi mata pencaharian sebagian besar masyarakat di Gayo.

“Ini mungkin karena sebagian besar masyarakat kita hidupnya dari kopi. Membangun ekonomi masyarakat juga tidak terlepas dari kopi. Jadi sekarang Alhamdulillah kopi kita sudah dikenal secara lokal, nasional, maupun internasional,” jelasnya.

Sementara bagi warga sekitar, karnaval ini menjadi sebuah hiburan. Selain itu, kegiatan bertema ‘Budaya, Kopi, dan Alam’, akan menambah daya tarik bagi pengunjung selama GAMIFest maupun sesudahnya nanti dan Gayo dapat dikenal oleh daerah lainnya.

“Senang dan sengaja datang untuk bisa melihatnya, ada nampak (ditampilkan) pakaian adat,” kata warga bernama Ema. “Semoga budaya Gayo bisa dikenal ke luar,” harap Khairuddin.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Amiruddin melalui Kepala Bidang Pemasaran Rahmadhani mengatakan, pawai budaya atau Gayo Alas Art Carnival merupakan salah satu dari sejumlah agenda GAMIFest 2018 di Takengon.

Langkah ini diharapkan akan terus mendorong masyarakat dataran tinggi Gayo untuk mempertahankan adat, budaya serta hasil alam yang dimiliki. Sehingga akan terus menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke wilayah datarang tinggi Gayo.

“Dataran tinggi Gayo yang kaya dengan seni, adat budaya dan hasil alam serta destinasi wisata perlu terus dipertahankan dan dipromosikan, termasuk mengembangkan pembangunan bidang sarana dan prasarana,” katanya.

Lebih lanjut, kata Rahmadhani, ada tiga unsur yang harus dipersiapkan dalam pengembangan wisata sehingga dikunjungi wisatawan. Yaitu, aksesibilitas (akses lokasi mudah dijangkau), amenitas (pelayanan) dan atraksi (daya jual). Pun demikian, dukungan masyarakat dan media lokal untuk kesuksesan Gayo Alas Mountain International Festival 2018 dengan ragam kegiatan menarik dan unik sangat diharapkan

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya

Joki Muda Tanah Gayo Berebut Juara di Even GAMI Festival

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00