POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Sampah Banda Aceh Akan Dijadikan Listrik

RedaksiOleh Redaksi
June 4, 2018
🔊

Dengarkan Artikel


Jakarta – Pemerintah Kota Banda Aceh sangat serius menggarap proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik berbasis teknologi ramah lingkungan. Wali Kota Aminullah Usman pun telah menyatakan komitmennya untuk memodernisasi pengelolaan sampah di Banda Aceh yang saat ini mencapai 300 ton per hari.
Setelah mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di TPA Sumur Batu, Bekasi, lalu dilanjutkan dengan pertemuan dengan investor yang berminat membangun proyek serupa di TPA Gampong Jawa, Aminullah meninjau TPA Sunter, Jakarta, Minggu (6/6/2018). Di lokasi ini akan dibangun fasilitas pembangkit listrik tenaga sampah dengan sistem Intermediate Treatment Facility (ITF).
Kabag Humas Setdako Banda Aceh T Taufik Mauliansyah mengatakan kunjungan Walikota Aminullah ke lokasi rencana pembangunan ITF Sunter untuk menggali informasi lebih lanjut mengenai proyek pendukung program pemerintah pusat; Indonesia Bebas Sampah 2020 ini.
“Berdasarkan informasi dari pihak terkait di sana, ITF Sunter nantinya akan mampu mereduksi sampah hingga 80 persen dan diperkirakan dapat menghasilkan energi listrik maksimal sebesar 32 megawatt dengan residu yang ramah lingkungan. Konsep seperti ini yang ingin kita terapkan di Banda Aceh,” kata Taufik mengutip pernyataaan wali kota.
Menurut Aminullah, kondisi TPA di banyak kota di Indonesia tak terkecuali Banda Aceh sudah hampir penuh dan berpotensi over capacity. “Bahkan seiring dengan perkembangan kota, tumpukan sampah akan semakin menggunung, dan akan berdampak pada lingkungan dan kesehatan warga.”
“Bayangkan produksi sampah Jakarta sudah hampir menyentuh angka tujuh ribu ton per hari, dan lebih dari dua ribu ton ditampung di TPA Sunter ini. Jika dilihat dari jumlah produksi sampah dan luas wilayahnya, di Banda Aceh seharusnya dapat lebih mudah kita kelola secara modern dengan teknologi yang ramah lingkungan,” katanya.
“Untuk itu kita harus bergerak cepat dengan mengerahkan segala potensi yang ada termasuk dukungan dan masukan dari masyarakat dan stake holder terkait untuk mewujudkan proyek PLTSa di TPA Gampong Jawa. Sekarang waktunya, karena jika menunggu lebih lama tentu masalah sampah di kota kita yang terus berkembang akan semakin kompleks dan rumit untuk diselesaikan,” kata Taufik kembali mengutip pernyataan wali kota yang saat ini sedang berada di Jakarta yang salah satunya untuk membahas proyek dimaksud dengan para pihak terkait.
Taufik menjelaskan, dari hasil survei awal pemko banda aceh bersama investor  PT Mega Power Mandiri dan mitranya PT Aalborg Industri Indonesia, tumpukan sampah yang saat ini ada di TPA Gampong Jawa dapat menghasilkan sekira 10 megawatt energi listrik.
“Pihak investor juga menyebutkan jika TPA Gampong Jawa sangat strategis sebagai lokasi pembangunan PLTSa. Dan mereka juga memastikan pembangkit ini aman terhadap lingkungan. Bahkan limbah dari rumah sakit juga bisa diolah dengan mesin ini. Residu sampah yang diolah juga masih bisa dimanfaatkan menjadi minyak, gas, hingga campuran kompos,” ungkapnya.
“Setelah tumpukan sampah yang sudah menggunung di TPA Gampong Jawa habis, maka akan rencananya akan bangun TPA modern terpadu yang hanya memerlukan lahan satu hektar saja. Lahan sisa nanti dapat digunakan Pemko Banda Aceh untuk pembangunan lain,” katanya.
Ia juga mengatakan, dengan penggunaan PLTSa biaya pengelolaan sampah yang dikeluarkan pemerintah juga akan jauh lebih murah. “Sementara listrik yang dihasilkan dapat dijual ke PLN dengan skema kerja sama tertentu, dan dapat pula kita gunakan untuk keperluan cold storage dan lain sebagainya,” kata Taufik.

“Pak wali juga menekankan apabila semua kesepakatan antara Pemko Banda Aceh dan pihak investor berjalan dengan baik tanpa ada kendala, maka proyek ini akan kita realisasikan dalam waktu dekat. Ini semua kita lakukan demi masa depan warga dan kota yang lebih baik,” pungkasnya. (Jun)

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)

📚 Artikel Terkait

Cara Mudah Membangun Dunia. Jyhan Rashida, Dunia Fiksi: Seni dan Rahasia Membangun Dunia dalam Karya Fantasi

Lomba Menulis Agustus 2025

Menggugat Pernyataan Menkeu: Guru Penopang Bangsa, Bukan Beban

Bercerita Pada Senja

📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Pemko Banda Aceh Launching Aplikasi Jawara

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00