
Tanpa Judul, 9 - buat Dahri pada jarum pendek tiga, aku tiba di bandar kecil rantau panjang sahaja, berpergian mengisi...
Baca SelengkapnyaDetailsDelia Rawanita Ingin kutabur bunga di antara ombak Membiarkan gelombang membawanya Meratakan lewat alun air Terombang ambing entah kemana Biarlah...
Baca SelengkapnyaDetailsKarya: Ace Sumanta Tidak seperti burung Elang Atau burung Pipit sekalipun hinggap diantara ranting untuk berteduh Sekedar mencari makanan yang...
Baca SelengkapnyaDetailsLahir di Sela Ombak Gelisah Karya: Ace Sumanta Aku tak dilahirkan dalam ombak yang gelisah Aku dilahirkan pada dedaunan saat...
Baca SelengkapnyaDetailsAda Apa Dengan Ibuku Ibuku tidak baik baik saja Dia sering melamun Menerungi nasibnya yang mulai tak menentu. Ibuku tidak...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Junaidi Bantasyam Sembari menikmati pancaran mentari pagi, dua puisi Delia Rawanita, menebar di ruang puisi Potretonline.com, pagi ini, Sabtu...
Baca SelengkapnyaDetailsKarya: Ace Sumanta Kupijaki bumi Menembus cahaya bumi Ada rintik, Rinai pun kusibak demi memburu waktu setelah sekian lama tak...
Baca SelengkapnyaDetailsMENGENANG IBU Delia Rawanita Perlahan kususuri rumah ini Begitu lama tak berpenghuni Tampak debu menebal , pikiran ku berlayar.. Ku...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Alkhair Aljohore@ Di bawah langit Madinah yang terbuka, Asas kata Madani tersusun rapi, Sejarah menulis piagam, suntingan mulia,...
Baca SelengkapnyaDetailsAyah dan Gunung Singgalang Oleh Leni Marlina (1) Tanganmu, Ayah, bagaikan batu cadas gunung Singgalang, terbenam dalam tanah Minangkabau...
Baca SelengkapnyaDetails© 2025 potretonline.com