HABA Mangat

HABA Mangat

Puisi

Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin.

Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.

APA YANG MEMBUATMU MARAH

                                           Oleh  Auliana RizkyAku ingin memulai semuanya dari pertama.Tapi, mengapa sesulit ini? Jalanku terasa gelap.Terkadang  aku ingin juga meyakinkan, kamu...

Tsunami Aceh

Puisi- Puisi Reti SufarniMahasiswi jurusan Sosiologi Agama, Fakultas Usuluddin, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh“ TSUNAMI ”(26 Desember 2004)Karya: Reti SufarniTsunami...Di saat...

Ayah

Puisi Anita SariMahasiswi Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Komunikasi, UIN Ar-Raniry Banda AcehAYAHBegitu singkat waktumu bersamakuWaktu disaat aku belum...

Terima Kasih DPR

Oleh: FileskiBerdomisili di Jawa Timurterimakasih sudah menjadi wakil rakyatmewakili nasib rakyat yang sekaratterimakasih sudah hidup bermewah-mewahmewakili rakyat yang tidak punya...

Page 93 of 94 1 92 93 94

HABA Mangat