HABA Mangat

HABA Mangat

Puisi

Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin.

Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.

Bila

Oleh Lina ZulainiKamuYang pernah merajut mimpi bersamakuMerangkai bual ingin menyatuDi bawah pohon asaDeru angin jadi saksi bisuKamu Mencipta kubang sukaWalau...

KETUKAN RAMADAN

Oleh Anita SariFakultas Dakwah dan Komunikasi/ Jurusan Komunikasi Penyiaran IslamUIN Ar-raniry Banda AcehKetukan itu telah terdengarSayup sayup ketukannya mulai tertebarBenahkan...

Ayah

By Lina ZulainiDengan kata aku mengingatmuDengan senyum aku merindumuDengan penuh cita aku mengharapmu kembaliTapak langkah jadi saksiPosturmu yang tak lagi...

PENARI KEMATIAN

Oleh Rizkina MeutuahKuamati sekelilingkuLengangTiada seorang punAku terperangkapKuamati sekali lagiSebuah siluet munculSesosok makhluk dengan tariannyaDia memainkan jemari lentiknyaMemainkan pundaknyaMengerlingkan matanyaDia terampil...

Surga dan Rupiah

kurs rupiah stabil naikpemerintahan mulai membaik harga surga makin terjangkauorang miskin semakin galaukurs rupiah stabil naikpemerintahan mulai membaikbeli surat penebusan dosahanya...

Page 91 of 94 1 90 91 92 94

HABA Mangat