DUKA CIANJUR DUKA KITA
Oleh Zulkifli Abdy Cianjur.., Dukamu adalah duka kami jua Deritamu adalah derita kita semua Tatkala bumi Cianjur berguncang...
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Oleh Zulkifli Abdy Cianjur.., Dukamu adalah duka kami jua Deritamu adalah derita kita semua Tatkala bumi Cianjur berguncang...
Zab Bransah Cahaya matamu bening izinkanlah kutatap bola matamu Rupamu bagaikan bunga mekar memerah mawar indah di taman...
– Mustiar Ar Memahat kata saat putik tumbuh jadi bunga Deru angin lam padang Pekik Teuku Meulaboh membakar...
Oleh Nadia Ulfa Hanya memandang dari kejauhan Ingin sekali kumenyapanya dengan riang Kubisa saja melakukannya dengan senang Namun,...
Oleh Nafla Engkaulah manusia yang sudah rela mengorbankan tenaga dan jiwamu untuk negara Indonesia Pahlawan engkaulah mempertahankan Indonesia...
Oleh Syeratun Zahraini Memandu sabar hingga jiwa Mengajari roh yang ingin tahu Meski penat dan lelah menghampirinya Namun...
Oleh Zulkifli Abdy Semalam aku menerima surat dari langit Jangan terburu-buru percaya, karena surat ini tanpa kertas dan...
Oleh Fajar Budaya dan seni tidak lagi hadir memberi kesejukan bagi jiwa yang dahaga, sebab budaya dan seni...
Karya : Syeratun Zahraini Sesosok primadona yang begitu indah Bagaikan permata biru kemerahan Aroma padma yang senantiasa melekat...