Sinar Darussalam
Oleh Zab Bransah Sinar menyinari tanah Aceh Darussalam di sini para putra putri negeri menuntuk ilmu Sinar...
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Oleh Zab Bransah Sinar menyinari tanah Aceh Darussalam di sini para putra putri negeri menuntuk ilmu Sinar...
MATA BIRU Mustiar Ar Gerai rambut si mata biru Samar kuintai dari...
Oleh Muhammad Adid AB. Rahman Berdomisili di Malaysia Matahari terbit saban pagi dan terbenam di ufuk barat...
Masih Adakah Harumnya Bunga Kupula – Zab Bransah, Sajak ke – 3 Aku tidak muda lagi, tidak ada...
Oleh Rosli K. Matari Di Malaysia – Zab Bransah, kota...
Oleh Fajar Kiranya aku tahu benar, mengapa hanya aku yang tertawa karena membenarkan perilaku yang tidak benar. Ah...
Karya Ali Hamzah Marahmu membunuhku, bulan Matahari redup di ujung senja Tak berapa lagi, aku tak tahu Matahari...
Guru Guruku….. Ibarat sebatang lilin Kau rela membakar dirimu Untuk menerangi sekitarmu Guruku….. Kau korbankan waktumu Demi...
Rumah Tua Oleh Zab Bransah Radzuan Ibrahim Rumah tempat dirimu hadir Rumah berpapan lapuk kini tampak dimakan usia...