Meraih Mahkota Surga
Oleh Alya Amira Asshifa Al-qur’an… Kau sangat mulia Bahasamu sangat menakjubkan Membuatku semangat dalam menghafal Memang sulit untuk...
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Oleh Alya Amira Asshifa Al-qur’an… Kau sangat mulia Bahasamu sangat menakjubkan Membuatku semangat dalam menghafal Memang sulit untuk...
Oleh Tgk.Bukhari Ingin kutulis sepatah kata Untuk semua guruku tercinta Sekalipun kata itu tidaklah seberapa Dibanding jasamu yang...
Mustiar Ar Kaki penuh percaya diri Hidup bukan persepsi,melangkahlah Wujudkan mimpi Hadapi semua dengan senyum Ikuti apa kata...
Oleh Zulkifli Abdy Hari ini telah Jumat lagi Rasanya baru kemarin Aku masih saja duduk di sini Menikmati...
Wewangian Hujan Karya:Tasya Febrianda Impresi menguap dia atas tanah Larut bersama wewangian hujan Dibawah rintik rintik nikmat tuhan...
Oleh Jonson Effendi Panorama senja seluit tepian pantai, sekawanan burung putih pulang ke sarang hinggap di ranting...
Karya:Tasya Febrianda Saat berhenti untuk bersandar Memohon dan berserah Agar diberi sebuah pulang Untuk dapat hidup nyaman Perjuangan...
Jam Dinding Oleh Riessa Siapa aku, sehingga raga harus tergantung seharian, bagai seorang pesakitan sedang menjalanii hukum mati?...
Mustiar Ar : PELABUHAN JETTI Dermaga kecil itu – Jetti Meulaboh Pada gerimis senja Ia menating sekeping harap...