Untukmu Guruku
Oleh Syeratun Zahraini Memandu sabar hingga jiwa Mengajari roh yang ingin tahu Meski penat dan lelah menghampirinya Namun...
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Oleh Syeratun Zahraini Memandu sabar hingga jiwa Mengajari roh yang ingin tahu Meski penat dan lelah menghampirinya Namun...
Oleh Zulkifli Abdy Semalam aku menerima surat dari langit Jangan terburu-buru percaya, karena surat ini tanpa kertas dan...
Oleh Fajar Budaya dan seni tidak lagi hadir memberi kesejukan bagi jiwa yang dahaga, sebab budaya dan seni...
Karya : Syeratun Zahraini Sesosok primadona yang begitu indah Bagaikan permata biru kemerahan Aroma padma yang senantiasa melekat...
Zulkifli Abdy Rembulan.., Tiba-tiba saja aku merasa kehilangan ketika kutahu engkau tak menyapa Ingin rasanya aku memandang Bahkan...
Sang Penyair Oleh Nesa Arya Mahasiswa Indah bukan suara itu, Yang selalu kudengar di setiap waktu Yang selalu...
[contact-form][contact-field label=”Name” type=”name” required=”true” /][contact-field label=”Email” type=”email” required=”true” /][contact-field label=”Website” type=”url” /][contact-field label=”Message” type=”textarea” /][/contact-form] Usfa Sri Rezeki...
Oleh Zulkifli Abdy Airmata berlinang di Tamiang Tatkala banjir tiba-tiba datang Hujan turun, air pun menggenang Bagai hendak...
Zulkifli Abdy Ini bukan puisi Hanya sekadar cerita Bencana terjadi di mana-mana kita masih menganggap itu biasa Ada...