Puisi

Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin.

Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.

Selamat Malam, Secangkir Kopi, Habis tak habis | Potret Online

Hujan Cinta

Oleh Jonson Efendi Palembang Dari balik jendela kutatap langit awan hitam mengandung hujan. Sebentar lagi rintiknya membasahi bumi menyirami dada...

Selamat Malam, Secangkir Kopi, Habis tak habis | Potret Online

NAFAR TSANI

Oleh Zulkifli Abdy Padang Arafah perlahan namun pasti kian sepi Para musafir mulai berkemas dan beranjak pergi Singgah di Muzdalifah...

Selamat Malam, Secangkir Kopi, Habis tak habis | Potret Online

HARI ARAFAH

Oleh Zulkifli Abdy Di antara hamparan padang pasir dan bukit-bukit berbatu Tatkala untaian doa berpulun-pulun dengan airmata Di luar kemah...

Selamat Malam, Secangkir Kopi, Habis tak habis | Potret Online

Dermaga

Oleh Zab Bransah Terima Kasih Tuan Kehadiran awal perjalanan cinta berlabuh di dermaga kerajaan janur kuning Berlabuh di sana sekian...

Page 70 of 94 1 69 70 71 94

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.