HABA Mangat

HABA Mangat

Puisi

Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin.

Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.

HARI ARAFAH

HARI ARAFAH

Oleh Zulkifli Abdy Di antara hamparan padang pasir dan bukit-bukit berbatu Tatkala untaian doa berpulun-pulun dengan airmata Di luar kemah...

Cemburu II

Dermaga

Oleh Zab Bransah Terima Kasih Tuan Kehadiran awal perjalanan cinta berlabuh di dermaga kerajaan janur kuning Berlabuh di sana sekian...

Kulukis Wajahmu di Angan

JANGAN MENYESAL

Karya Usfa Sri Rezeki. Kasih.... Di saat kumarah Diamlah sejenak.... Dengarkan saja apa kataku.... Karna itu cuma sekadar kata-kata pelampiasanku....

Angkara

Angkara

  Oleh : Muslailati   Sebab karena apa muncul pertikaian Sebab karena apa muncul perselisihan Sebab karena apa muncul peperangan Sebab...

Page 70 of 94 1 69 70 71 94

HABA Mangat