MENATAP KE MASA LAMPAU
Oleh MOHD ADID AB RAHMAN Melaka, Malaysia Menatap ke masa lampau yang tak lagi terjangkau air mataku merembes...
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Oleh MOHD ADID AB RAHMAN Melaka, Malaysia Menatap ke masa lampau yang tak lagi terjangkau air mataku merembes...
Oleh Zab Bransah Langsa Aceh Indonesia Jiwa ini kerinduan bersemayam kisah antara dua batas selat Malaka antara Kuala...
Rosli K. Matari Kelantan, Malaysia bangunlah, lagikan angin dalam dingin menunggu muazin bergetar mendengar azan takbir pada Tuhan...
Oleh Zulkiflli Abdy Puasa, menahan hawa nafsu berserah diri Tadarus, nyanyian Qurani penyejuk hati Lailatul qadar, semilir angin...
Sajak-sajak Bussairi D. Nyak Diwa Lhok Nga gadis yang menggerai rambutnya menyebar wewangian kayangan di matanya ada figurasi...
Oleh Zulkifli Abdy Silpa.., Mungkin engkau bertanya, mengapa aku tidak membawamu sampai ke tapal batas kembara ini...
Oleh Zulkifli Abdy Ingin aku menyingkap tabir Ramadhan beranjangsana syahdu bersamanya selama sebulan bertabur rahmat, ampunan dan itqum...
Oleh Zulkifli Abdy Senja semakin genit menjelang mentari pamit di kaki langit Aku menyambangi Sarinah yang bukan lagi...
Karya: Zab Bransah Sekian lama aku menanti kabar darimu, oh rindu. Di setiap senja hingga larut malam aku...