Jambatan Sastera Kelantan – Aceh Segera Luncur
Oleh Hamdani Mulya & Rosli K. Matari Aceh di bumi Indonesia memang sedia dikenalisebagai Serambi Mekah. Tetapi tahukah...
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Oleh Hamdani Mulya & Rosli K. Matari Aceh di bumi Indonesia memang sedia dikenalisebagai Serambi Mekah. Tetapi tahukah...
Semak – Puisi Anda Terpilih? Oleh Hamdani Mulya & Rosli K. Matari Berikut ini, para penyair Aceh yang...
PESAN UNTUK ANAKKU D Kemalawati Anakku, jika seseorang bersalah padamu Entah disengaja entah tidak Maka perlakukan ia seperti...
Pemuisi : Zainatul Shuhaida Abdull Rahman Di saat angin menghembusku rupanya badai membelah bumimu Di saat igauku...
Pemuisi : Zainatul Shuhaida Abdull Rahman Malaysia Saudaraku Buatlah sesuatu seperti Kita hidup hanya untuk Hari ini...
SEMISAL KITA Puisi daun kering Dihempas terik Ke ngrai aura janji busuk Yang menari di rongga dunia...
Oleh Zainatul Shuhaida Abdull Rahman Pemuisi Malaysia Saudaraku di seberang Tidak kenal rupa wajah Ombak badai samudera...
(buat sahabatku, Tabrani Yunis) Tab, saya – anak berspeda jauh lewat pulang, rapat maghrib – berdetak, pecah hati,...
Oleh Zab Bransah Langsa Aceh Indonesia Jiwa ini kerinduan bersemayam kisah antara dua batas selat Malaka antara Kuala...