SILPA DI TAPAL BATAS WAKTU
Oleh Zulkifli Abdy Silpa.., Mungkin engkau bertanya, mengapa aku tidak membawamu sampai ke tapal batas kembara ini...
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Oleh Zulkifli Abdy Silpa.., Mungkin engkau bertanya, mengapa aku tidak membawamu sampai ke tapal batas kembara ini...
Oleh Zulkifli Abdy Ingin aku menyingkap tabir Ramadhan beranjangsana syahdu bersamanya selama sebulan bertabur rahmat, ampunan dan itqum...
Oleh Zulkifli Abdy Senja semakin genit menjelang mentari pamit di kaki langit Aku menyambangi Sarinah yang bukan lagi...
Karya: Zab Bransah Sekian lama aku menanti kabar darimu, oh rindu. Di setiap senja hingga larut malam aku...
Buat Seorang Sahabat Ramadhan yang engkau pinta itu telah tiba Tatkala mentari bergegas di ufuk Rona merah senja...
Karya: Rahmawati Engkau sang mentari kehidupan yang bersinar di tengah gelapnya malam yang tak mendengar akan amarah dan...
Oleh : Pril Huseno Berdomisili di Jogjakarta Ikan – ikan berenang di aquarium kehidupan Mengarungi jalan hidup yang...
Oleh Sitti Zahara Tarmizi Tuan… Sejak kejadian hari itu Ku tak lagi mendengar kabarmu Dering favorit darimu Tak...
Oleh Sitti Zahara Berdomisili di Ule Glee, Pidie Jaya Senja… Aku selalu menantimu tiba Agar magrib cepat...