
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin.
Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Pendidikan Karya Asep Perdiansyah Detak langkah dengan semangat membara Generasi bangsa dengan senyum ceria Demi menggapai angan dan cita-cita...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Tasya Febrianda Wahai pemilik hati yang lelah Yakinlah ada sesuatu yang menanti Dari serial banyak kesabaran Yang mau jalani...
Baca SelengkapnyaDetailsKarya Alya Amira Asshifa Bumi... Apakah kau rindu dengan kebersihan Apakah kau rindu dengan keindahan Semua itu hal yang...
Baca SelengkapnyaDetailsKenangan Oleh Asep Perdiansyah Sore hujan turun terlihat di jendela Menatap dengan rindu sepenuh jiwa Angin bertiup menerbangkan daun ke...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh: Puti Asharaina K. Samakin kujalani Semakin kuperani.. Semakin pula aku mengerti.. Luka di sekujur tubuh.. Kian membuatku rapuh.. Terasa...
Baca SelengkapnyaDetailsSebelah Mata Kala dulu, Ia pernah menjadi nomer wahid... Entah itu di bangku sekolah, Atau bahkan di study strata...
Baca SelengkapnyaDetailsRindu Dekapanmu Oleh Rovidawati Guru SDIT Hafizh Cendekia, Banda Aceh Ibu... Kamu adalah segalanya bagiku. Kasih sayangmu begitu tulus....
Baca SelengkapnyaDetailsPintu Selalu Terbuka Oleh: Puti Asharaina K. Tatkala hatiku menjadi keras.. dan tujuan hidupku semakin sempit, Aku menjadikan harapanku terhadap...
Baca SelengkapnyaDetailsUntuk Apa Tuhan Menciptakan Air Mata Cut Riska Ramazaniar Guru SDIT Tahfidz Cendikia, Banda Aceh Jika bersedih dilarang, untuk apa...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh: Putri Marlinda Berdomisili di Banda Aceh Kami kerap disapa realita Pasal dusta yang bermahkotakan kasta Lembar-lembar rupiah Menjadi...
Baca SelengkapnyaDetails© 2025 potretonline.com