Senerai Puisi Zhafira Putroe Rendra
ENGKAUKAH ITU Zhafira Putroe Rendra Angin menderu keras kenderaan melaju Debu mengepung pupil meringis pedih Jarum kompas kian...
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
ENGKAUKAH ITU Zhafira Putroe Rendra Angin menderu keras kenderaan melaju Debu mengepung pupil meringis pedih Jarum kompas kian...
Awal kehadiran cinta Permata hati hadir untuk kasih Dia cinta Mata bening rupa seperti kapas Permata intan beri...
Oleh Kanda Agus Salam Air Mata Dari Aceh kami hanya mampu mengirimkan doa Karena kita adalah ”...
Bunga Belimbing Delia Rawanita Bunga belimbing bergelantungan di tiap cabang Putik mekar dilindung daun muda Tidak terlihat jelas...
Terima kasih Aku Hei aku… Terima kasih telah menemaniku Dalam perjalanan panjang kali ini Aku tahu, ini sangat...
PUISI | Kota Kata I. Kusambut seri pagi ceria sekali di sebaliknya gusar terjangka misi sukar. II. Benar...
Anak Jalanan Karya : Yanimar W Yusuf Di perempatan jalan anak anak berkeliaran...
SURAT DARI HULU (71) Tak ada yang terfahami Dari gerak semu dan laju keakuan Seperti katamu elegan...
Mustiar Ar : REMPANG AIR MATA LUKA Suaraku hampa Di deru gas ie mata Tumbang Di tanah juang...