Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin.
Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Oleh Fajar Perbedaan adalah kekayaan. Perbedaan adalah anugerah. Perbedaan itu pasti ada, dan perbedaan itu akan selalu ada selama umat...
HITAM PUTIH Kulitku hitam Syurga bukan tempat berdiam Bumi gelap hitam Dosa pinar hitam Jin/Iblis pun hitam Kerana itu...
Kata kata. Oleh Zab Bransah Bak kata itu manis ucapan merdu suara bak Buloh perindu suara biola dimainkan Indah bak...
ILALANG Aku berjalan Sendiri.. Angin meliuk-liuk Meniup ilalang Menerbangkan pasir, bebatuan Meulaboh 21.05.2023 AWAN MEMUTIHKAN BUIH Awan putih...
Oleh Zab Bransah. Langsa Aceh Indonesia. Kehadiran cinta untuk bertepi di pelabuhan malam Malam itu dia jadikan permainan rindu...
Oleh Tabrani Yunis Ngopi pagi ini ditemani matahari Secangkir kopi menebar aroma pagi Harum semerbak lahirkan inspirasi Mengalir dalam bait-bait...
tak terhingga sudah sedemikian dalam keadaan yang harus berterima sampai tak lagi menatap cermin menuju ruang berikutnya dan tak...
Oleh Tabrani Yunis Pagi ini kita beruntung Di langit mendung menggulung Rendah tak begitu tinggi membumbung Berkejaran sambung menyambung...
"Cawan kopiku retak" Siapakah petualang cinta di secangkir kopi Yang aku pesan Kopi espresso Yang kau buat kopi depresso Aku...
Puisi Nasrizal Di sini aku berdiri Bersujud bersimpuh memuja Mu ya Rabbi Di sini aku bemohon Meminta,menadahkan tangan ,kepada Mu...
© 2026 potretonline.com