Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin.
Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
PADANG PANJANG—Potretonline.com- Komunitas Seni Kuflet Padang Panjang bersama Majalah Digital elipsis sejak 15 Juni 2024 lalu membuka penerimaan naskah...
Pencandu bukan sebuah cerita duka itu derita luka terkesan di hati kuukir di lembaran lalu jadikan sebuah puisi kuselumbung...
Mᴇʟᴀɴᴛᴀs Nᴀꜰᴀs. pabila lemas mendekap bingung meracau keluh memaut gagas berkepam bilah mula sumbing mentera mula tawar bisa melayuh susuk...
KALA HATI TELAH MATI Zulkifli Abdy Dikala hati telah mati Menerima nasihat, nyeri Azan, tak menggugah hati Tentang dosa,...
Padang, Potretonline.com- Penyair Malaysia Prof. Hashim Yaacob sangat mengapresiasi baca puisi yang diselenggarakan DPD SatuPena Provinsi Sumatera Barat, Sabtu...
KİBAR BENDERA, TURUN MAHKOTA Zulkifli Abdy Kau telah keliru kawan Kibarkan bendera turunkan mahkota Bukankah kau hanya pesuruh penguasa Sementara...
Kehadiran Cinta Zab Bransah Bermula awal doa kasih pengasih Kahadiran indah bersama cinta Rindu kasih setiap anak manusia dia bukan...
Penulis : Rahma Jullia SMA Negeri Unggul Pidie Jaya, Aceh Perahu berdayung menyusuri aliran sungai Riuhan orang ramai mengerumuni sebuah...
Oleh: Muhrain pertemuan para politik Aceh di gampong dan duson untuk membangun adalah pertemuan mulia dengan niat baik datang segera...
Oleh Nita Juniarti Mereka bertanya tentang emansipasi Media, mengumbar nafsu amarah Jalanan, menyulut kemarahan teriak-teriak membahana "emansipasi....emansipasi" Apalagi yang mereka...
© 2026 potretonline.com