Oleh : Alkhair Aljohore@ Malaysia Mutakhir , Umat celaru keliru Umat kebingungan Telinga dituli, lidah digagap Adab diperap, Syariat disikat...
Oleh Ir. Fikar W.Eda , M.Sn Penyair dan Jurnalis Saya ingin memaknai event besar Pekan Kebudayaan Aceh, event budaya...
Mustiar Ar : TUHAN SAYANG ACEH Tarian laut meliuk - hentakan ribuan kaki malaikatnya tanah bertasbih Aku,kita Debu di ujung...
Zulkifli Abdy Pada hari itu, airmata tergenang bagai telaga Bagai hendak tenggelamkan jiwa dan asa Kini telaga airmata telah...
RINAI HUJAN Delia Rawanita Rinai hujan pagi ini adalah penyejuk duka mengenang syuhada sembilan belas tahun yang lalu Rinai hujan...
Oleh Tabrani Yunis Badut itu garang bergoyang di panggung Dengan suara mendengung-dengung Beretorika ke hulu ke hilir tak berujung Menghipnotis...
Oleh Zab Bransah Ini cerita kita dulu Lonceng kelas berbunyi Kita masih bergandeng tangan di pintu gerbang sekolah Senyum manismu...
Oleh : Arif Mustaqim - Pembangunan genting Janji janji dan pencitraan membalut nyeri Para petinggi yang awalnya bersumpah untuk memajukan...
* Zab Bransah. ( Langsa Aceh) Kutulis lagi makna petang ini Kucatat lagi kisah ini Maka puisiku asah, tapi...
Oleh Fileski Masih pagi, suara orang-orang yang bergunjing itu sudah seperti sarang lebah yang siap dipanen. Aku bekerja di sebuah...
© 2026 potretonline.com






