Rubrik Esai menghadirkan tulisan-tulisan reflektif yang merangkai pemikiran mendalam, kritik halus, dan pengalaman personal menjadi satu kesatuan naratif. Setiap esai mengajak pembaca melihat dunia dari sudut pandang yang lebih jernih—melampaui berita harian dan opini cepat.
Di sini, gagasan diolah dengan bahasa yang tenang namun tajam, memberi ruang bagi penulis untuk bertanya, meragukan, menantang, dan menemukan makna di balik peristiwa. Rubrik ini menjadi tempat bagi suara yang ingin merenungkan hidup, zaman, dan manusia dengan cara yang lebih intim dan intelektual.
Oleh Lidya Arista,Wakil Ketua Banat Angkatan Fulkunnajihin KMM, Mesir. Di balik riuhnya hiruk-pikuk agenda yang berbeda-beda, terdapat sebuah ruang tamu...
Estetika Modal, Kuda Api, dan Ironi di Menara Gading Kesenian Oleh: Gus Nas Jogja Ketika Warna Tak Lagi Berbicara tentang...
Oleh : Novita Sari Yahya Cerpen Menjadi Ratu di Hati Rakyat merupakan salah satu cerpen yang terdapat dalam buku Self...
Oleh Fileski Walidha Tanjung Sebagai penyair, ada kebahagiaan yang sulit saya uraikan ketika mengetahui bahwa puisi saya, “Yang Menyala...
Oleh Tabrani Yunis Traveling, siapa yang tidak suka dengan kegiatan yang satu ini? Pasti sangat banyak orang yang suka dengan...
Oleh Maimunzir Di tengah keterbatasan pascabanjir, semangat kebersamaan justru tumbuh subur di Desa Seneubok Saboh, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur:...
Oleh Fileski Walidha Tanjung Kita hidup di zaman ketika percakapan terdengar seperti bisik-bisik kecurigaan. Di ruang kerja, di panggung seni,...
Oleh Maimunzir Di balik kesibukannya sebagai pengajar bahasa Inggris, Alwi Yan Ibrahim, atau yang akrab disapa Mister Alwy, menunjukkan sisi...
Oleh Fileski Walidha Tanjung Saya lupa, hari ini ternyata 21 Februari. Hari yang sebetulnya paling kuhindari. Jika saja tanggal bisa...
Sebuah Upaya Mengembalikan Hati ke Pusat Peradaban Oleh Fileski Walidha Tanjung Perbincangan saya dengan seseorang yang saya sebut kang mas...
© 2026 potretonline.com