
Rubrik Esai menghadirkan tulisan-tulisan reflektif yang merangkai pemikiran mendalam, kritik halus, dan pengalaman personal menjadi satu kesatuan naratif. Setiap esai mengajak pembaca melihat dunia dari sudut pandang yang lebih jernih—melampaui berita harian dan opini cepat.
Di sini, gagasan diolah dengan bahasa yang tenang namun tajam, memberi ruang bagi penulis untuk bertanya, meragukan, menantang, dan menemukan makna di balik peristiwa. Rubrik ini menjadi tempat bagi suara yang ingin merenungkan hidup, zaman, dan manusia dengan cara yang lebih intim dan intelektual.
Korespondensi saya dan Nietzsche seingat saya di semester tiga kuliah, tentu imajiner. Saat itu Socrates, Plato, Aristoteles baru 'ngekos' di...
Baca SelengkapnyaDetails(Esai Reflektif tentang Kasih yang Menjernihkan Jiwa) Oleh Gunawan TrihantoroKetua Satupena Kabupaten Blora dan Sekretaris Kreator Era AI Jawa Tengah...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh : Doddi Ahmad Fauji Ada banyak cara membangun sebuah negeri. Sebagian memilih jalan industri. Sebagian lagi mengandalkan tambang, atau...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh: Dahlan Iskan Rabu 30-04-2025 (Suasana nobar Liga Inggris di Di Jing An, sport cafe di Shanghai, Tiongkok.-FOTO: DAHLAN ISKAN)...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Alif Kamal Pasha Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh Magang, istilah yang digunakan dalam dunia pendidikan dan...
Baca SelengkapnyaDetailsJacob Ereste Tidak adanya etika dalam politik, praktik ekonomi, maupun dalam pelaksanaan hukum dan interaksi sosial bermasyarakat hari ini di...
Baca SelengkapnyaDetailsZulkifli Abdy KITA sedang berada di tapal batas waktu, tak lama lagi kita akan meninggalkan tahun 2023, dan tahun...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Yurisa Berdomisili di Aceh Timur Menemukan diri dalam lubang harapan yang terlalu dalam membuat rasa kecewa menggerogoti tubuh, hingga...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Ahlal Fikri Banyak orang tidak mau naik sepeda dengan berbagai macam alasan , seperti tidak efisien, menghabiskan banyak...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Arini Ulfa Satira “Kesempatan itu akan selalu ada, semua itu tergantung kita, mau mengambilnya atau membiarkannya”. Kata Fadli dalam...
Baca SelengkapnyaDetails© 2025 potretonline.com