Rubrik Esai menghadirkan tulisan-tulisan reflektif yang merangkai pemikiran mendalam, kritik halus, dan pengalaman personal menjadi satu kesatuan naratif. Setiap esai mengajak pembaca melihat dunia dari sudut pandang yang lebih jernih—melampaui berita harian dan opini cepat.
Di sini, gagasan diolah dengan bahasa yang tenang namun tajam, memberi ruang bagi penulis untuk bertanya, meragukan, menantang, dan menemukan makna di balik peristiwa. Rubrik ini menjadi tempat bagi suara yang ingin merenungkan hidup, zaman, dan manusia dengan cara yang lebih intim dan intelektual.
Oleh Tabrani Yunis Traveling, siapa yang tidak suka dengan kegiatan yang satu ini? Pasti sangat banyak orang yang suka dengan...
Read moreDetailsOleh Maimunzir Di tengah keterbatasan pascabanjir, semangat kebersamaan justru tumbuh subur di Desa Seneubok Saboh, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur:...
Read moreDetailsOleh Fileski Walidha Tanjung Kita hidup di zaman ketika percakapan terdengar seperti bisik-bisik kecurigaan. Di ruang kerja, di panggung seni,...
Read moreDetailsOleh Maimunzir Di balik kesibukannya sebagai pengajar bahasa Inggris, Alwi Yan Ibrahim, atau yang akrab disapa Mister Alwy, menunjukkan sisi...
Read moreDetailsOleh Fileski Walidha Tanjung Saya lupa, hari ini ternyata 21 Februari. Hari yang sebetulnya paling kuhindari. Jika saja tanggal bisa...
Read moreDetailsSebuah Upaya Mengembalikan Hati ke Pusat Peradaban Oleh Fileski Walidha Tanjung Perbincangan saya dengan seseorang yang saya sebut kang mas...
Read moreDetailsOleh: Novita Sari Yahya Langit senja di halaman rumah itu selalu tampak lebih tenang daripada hati penghuninya. Angin berembus pelan,...
Read moreDetailsOleh Fileski Walidha Tanjung Saya menulis kuratorial ini bukan dari jarak aman seorang pengamat, melainkan dari posisi yang lebih rapuh:...
Read moreDetailsEfek Puasa pada Etika Sosial? Oleh Denny JA Pukul 03.27 dini hari. Dapur kecil itu menyala lebih dulu daripada matahari....
Read moreDetailsOleh : Alkhair Aljohore Ramadan tidak datang untuk memuliakan manusia, tetapi untuk memalukan kesombongan rohani. Ia hadir bukan sebagai hadiah,...
Read moreDetails