Puisi Anies Septivirawan
Cerita Bediding Akhir JuliAngin bediding menyusupiTulang senjakumembuka lembar bukuPada jendela tuaSekolah yang ramahMenyapa lembut pada batin wajah kanakku, adalah segaris...

Anies Septivirawan adalah penikmat tulisan seni sastra dan budaya. Ia gemar menulis puisi sejak tahun 1995 sampai saat ini. Ia
bergabung dengan himpunan penulis penyair dan pengarang nusantara (HP3N) Kota Batu dan SATUPENA Jawa Timur. Anies Lahir di kelurahan Dawuhan, Situbondo, Jawa Timur. Aktivitasnya sehari-hari sebagai wartawan media online. Baginya, menulis adalah upaya mengusir ion -ion negatif di dalam tubuh agar tetap sehat dan panjang umur. Ia sudah menulis 3 buku antologi puisi tunggal dan puisi-puisinya juga menyemarakkan sejumlah buku antologi bersama. Puisinya dan tulisan lainnya juga pernah satu buku dengan Gol A Gong. Buku antologi puisi tunggalnya yang pertama berjudul "Luka dan Kota Sepi Literasi", yang kedua adalah "Menimang Rindu Senja Kala" dan buku yang ketiga berjudul "Dua Senja Menyulam Damai"
Cerita Bediding Akhir JuliAngin bediding menyusupiTulang senjakumembuka lembar bukuPada jendela tuaSekolah yang ramahMenyapa lembut pada batin wajah kanakku, adalah segaris...
Oleh: Anies SeptivirawanSinar matahari masih belum terlalu menyengat kulitku. Masih pagi.Aku mau mengisi kekosongan perutku dengan makanan khas kotaku, Situbondo,...
Oleh: Anies SeptivirawanSinar matahari sore nyaris redup. Berwarna jingga. Syahdan, berganti rembang petang. Saya duduk bersila di atas lincak/amben...
Puisi - puisi ANIES SEPTIVIRAWAN Tentang Aku dan Engkau Pada Minggu pagi wajahmu yang semerbak melati tak mau...
Oleh: Anies Septivirawan Nuansa hari raya idul Fitri 1446 Hijriyah masih terasa kental. Hal itu masih tampak dari masih...
Oleh: Anies Septivirawan Kafe, adalah sebuah destinasi penyegaran pikiran dan hati setelah seharian penuh kita bekerja di kantor, dan...
© 2025 potretonline.com