• Latest
Tangis yang Tak Terdengar - bae0b0ec 32c0 488f 97e7 70ef00995891 | POTRET Budaya | Potret Online

Tangis yang Tak Terdengar

Januari 8, 2025
Tangis yang Tak Terdengar - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | POTRET Budaya | Potret Online

Geopolitik Empati: Bagaimana Kekuasaan Menentukan Siapa yang Boleh Menderita

April 1, 2026
IMG_0573

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Tangis yang Tak Terdengar - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | POTRET Budaya | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Kamis, April 2, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
Tangis yang Tak Terdengar - bae0b0ec 32c0 488f 97e7 70ef00995891 | POTRET Budaya | Potret Online

Tangis yang Tak Terdengar

Redaksi by Redaksi
Januari 8, 2025
in POTRET Budaya, Puisi, Sastra
Reading Time: 3 mins read
0
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

 

Ilustrasi Kumpulan Puisi Leni Marlina “Tangis yang Tak Terdengar”. Sumber Gambar: Starcom Indonesia’s Artworks No. 925-10 Assisted by AI.

Tangis yang Tak Terdengar

Puisi: Leni Marlina

[Komunitas Pondok Puisi Inspirasi Pemikiran Masyarakat: PPIPM – Indonesia; Satu Pena Sumbar]

Tangis itu terpendam di perut malam,
Seperti angin yang tak mampu menggugah dedaunan.
Ia duduk di samping jasad ibunya,
Pelukan itu kini hanya bayang tanpa hangat.

Di mata bocah itu,
dunia adalah rintih panjang,
Namun dari rintih lahir kekuatan sunyi.
Ia merapalkan doa melewati angkasa:
“Bila semua pintu tertutup,
Aku akan menciptakan jalan,
Meski dari reruntuhan, aku akan bangkit.
Sebab, hidup adalah perjuangan
yang tak pernah menyerah pada kematian.”

Padang, Sumbar, 2022

 

Suara Anak di Tengah Puing-Puing

Puisi: Leni Marlina

[Komunitas Pondok Puisi Inspirasi Pemikiran Masyarakat: PPIPM – Indonesia; Satu Pena Sumbar]

Pada tanah yang tak lagi bernyawa,
Sisa tawa terkubur bersama abu rumah.
Matanya adalah cermin waktu yang koyak,
Menatap ayahnya rebah tanpa kata.
Tangan kecil menggenggam debu kenangan,
Di antara jerit yang memanggil sepi.

Baca Juga

di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026

Namun, lihatlah—
Anak ini berdiri meski dunia terbenam,
Menganyam harapan dari serpihan luka.
Ia berkata:
“Bahkan ketika langit menutup dirinya,
Aku akan berjalan, melawan sunyi
Dan memahat takdirku sendiri.”

Padang, Sumbar, 2022

 

Langit yang Tak Pernah Tertutup

Puisi: Leni Marlina

[Komunitas Pondok Puisi Inspirasi Pemikiran Masyarakat: PPIPM – Indonesia; Satu Pena Sumbar]

Langit kelabu menatap bocah itu,
Seakan memohon maaf atas kehancuran yang ditumpahkan.
Ia berdiri di antara puing-puing masa lalu,
Di mana tawa telah dihancurkan oleh raungan senjata.

Namun, matanya menyimpan nyala bintang,
Ia bertanya pada semesta:
“Akankah matahari datang esok hari?”
Dan jawabnya adalah langkah-langkah kecil
Yang melintasi ranjau penderitaan.
Anak ini akan membangun kembali dunianya,
Dengan tangan-tangan mungil yang menolak takdir suram.

ADVERTISEMENT

Padang, Sumbar, 2022

 

Jeritan Hati yang Tak Pernah Terhenti

Puisi: Leni Marlina

[Komunitas Pondok Puisi Inspirasi Pemikiran Masyarakat: PPIPM – Indonesia; Satu Pena Sumbar]

Debu mengaburkan bayangan masa silam,
Namun jeritan bocah itu masih hidup,
Berderak di antara sunyi yang memekakkan.
Ia kehilangan ayah dalam detik yang tak berpulang,
Ibunya hanya tinggal kenangan
Yang kini terbungkus dalam aroma mesiu.

Tapi hati kecilnya berkata:
“Dari reruntuhan, aku akan merangkai mimpi.
Meskipun dunia mencabik senyumku,
Aku akan menenun harapan dengan tanganku sendiri,
Karena hati yang penuh luka adalah tempat
Di mana kekuatan dilahirkan.”

Padang, Sumbar, 2022

Cinta yang Tak Pernah Hilang

Puisi:  Leni Marlina

[Komunitas Pondok Puisi Inspirasi Pemikiran Masyarakat: PPIPM – Indonesia; Satu Pena Sumbar]

Dari tanah yang berlumur darah,
Anak-anak ini menanam cinta
di ladang yang dibakar kebencian.
Mereka mengisi hari di atas abu kenangan,
Dengan langkah-langkah kecil yang mematahkan sunyi.

Di mata mereka, cinta adalah nyala semangat hidup dan inspirasi,
Mengalahkan gelap yang memenjara dunia.
Mereka menyusun kembali reruntuhan
Dengan mimpi yang tak dapat dihancurkan.
Karena cinta adalah senjata paling tajam,
yang mengalahkan perang
dan membangun kembali kehidupan.

Padang, Sumbar, 2022

——-

*Biografi Singkat Penulis*

Kumpulan puisi ini awalnya ditulis oleh Leni Marlina tahun 2022. Puisi tersebut direvisi kembali serta dipublikasikan pertama kalinya melalui media digital tahun 2025.

Leni juga merupakan anggota aktif Asosiasi Penulis Indonesia, SATU PENA cabang Sumatera Barat sejak berdiri tahun 2022. Selain itu, ia juga merupakan anggota aktif Komunitas Penyair dan Penulis Sastra Internasional ACC di Shanghai, serta dipercaya sebagai Duta Puisi Indonesia untuk ACC Shanghai Huifeng International Literary Association. Leni pernah terlibat dalam Victoria’s Writer Association di Australia. Sejak tahun 2006, ia telah mengabdikan diri sebagai dosen di Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang.

Leni juga mendirikan dan memimpin komunitas digital / kegiatan lainnya yang berfokus pada bahasa, sastra, literasi, dan sosial, di antaranya:

1. World Children’s Literature Community (WCLC): https://shorturl.at/acFv1
2. Poetry-Pen International Community
3. PPIPM (Pondok Puisi Inspirasi Masyarakat), the Poetry Community of Indonesian Society’s Inspirations: https://shorturl.at/2eTSB; https://shorturl.at/tHjRI
4. Starcom Indonesia Community (Starmoonsun Edupreneur Community Indonesia):
https://rb.gy/5c1b02
5. Linguistic Talk Community
6. Literature Talk Community
7. Translation Practice Community
8. English Languange Learning, Literacy, Literary Community (EL4C)

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 359x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 295x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 268x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 224x dibaca (7 hari)
Trumon, Sekelumit Dalam Lintasan Masa
Trumon, Sekelumit Dalam Lintasan Masa
28 Mar 2026 • 185x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234Tweet147
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

Tangis yang Tak Terdengar - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | POTRET Budaya | Potret Online
Artikel

Geopolitik Empati: Bagaimana Kekuasaan Menentukan Siapa yang Boleh Menderita

April 1, 2026
IMG_0573
Sejarah

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a
#Amerika

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Next Post
Tangis yang Tak Terdengar - IMG_2677 | POTRET Budaya | Potret Online

SAWIT DITENTANG, SAWIT DISAYANG

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com