• Latest
Peluru di Jalan Raya

Peluru di Jalan Raya

Januari 7, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Peluru di Jalan Raya

Redaksiby Redaksi
Januari 7, 2025
Reading Time: 2 mins read
Tags: #Puisi
Peluru di Jalan Raya
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

 

Oleh Gunawan Trihantoro
(Sekretaris KEAI Provinsi Jawa Tengah)

Baca Juga

76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
a0874485-5883-4836-9faa-17bcddc8a681

Kepiting Dalam Baskom

Maret 29, 2026
5de97004-0731-46d3-b7a2-38575dadc077

Serangkai Puisi Putri Nanda Roswati

Maret 28, 2026

Di jalan raya yang membentang bisu,
Tangerang-Merak menjadi saksi kelabu.
Asa dan raga terkoyak oleh amarah,
Peluru melayang, hidup pun pasrah.

Mobil yang dulu bercerita tentang perjalanan,
Kini berhenti dengan kisah kehilangan.
Bos rental, bukan lagi tokoh dalam transaksi,
Tapi korban dari kisah yang penuh rekayasa emosi.

-000-

Ia datang dengan senyum ramah,
Penyewa mobil yang tampak tanpa celah.
“Berapa lama, Pak, rentalnya?”
Pertanyaan sederhana, tapi berbuntut petaka.

Hari-hari berlalu,
Mobil tak kembali, janji kian semu.
Di balik roda empat itu,
Ada niat yang tak pernah jujur dari awal waktu.

Bos rental mencoba mencari,
Jejak yang hilang di jalan penuh misteri.
“Dimana mobilku? Dimana jawabmu?”
Tapi jawaban datang dengan sesuatu yang tak pernah ia tahu.

-000-

Tol Tangerang-Merak, malam itu,
Lampu jalan berbisik pada bayang-bayang yang kaku.
Dua jiwa bertemu dalam konfrontasi,
Tapi satu jiwa tak lagi pulang ke sisi.

Peluru berbicara lebih keras dari kata,
Menembus tubuh yang hanya ingin meminta haknya.
Ia tak tahu, malam itu akhir ceritanya,
Karena pelaku sudah menggenggam niat tak terkira.

Satu tembakan, dua takdir berubah,
Yang satu lenyap, yang lain hidup dalam salah.
Apakah ini keadilan yang ia cari?
Atau justru amarah yang tak dapat ia kendali?

-000-

Keluarga bos rental menangis di pagi hari,
Saat berita buruk datang menghampiri.
“Kenapa dia? Kenapa harus seperti ini?”
Pertanyaan yang menggantung di sudut hati.

Di ruang sidang nanti,
Pelaku akan berdiri di bawah mata hakim yang dingin.
Apakah penyesalan menghampiri?
Ataukah justru pembelaan yang tanpa arti?

Tol itu kini tak lagi sekadar jalan,
Ia menyimpan dendam yang tak pernah tertawan.
Setiap kendaraan yang melintas,
Membawa cerita luka yang tak akan hilang pantas.

-000-

Kini kita bertanya pada diri,
Apa yang salah pada hati manusia ini?
Mengapa nyawa begitu ringan,
Diambil hanya demi emosi yang tak tertahan?

Dalam gelap malam, peluru melayang,
Bukan hanya tubuh, tapi nurani yang hilang.
Keadilan menjadi harapan yang tergantung,
Di tengah duka yang tak berujung.

ADVERTISEMENT

—
Rumah Kayu Cepu, 5 Januari 2025

Catatan:
1. Puisi esai ini adalah fiksi yang terinspirasi dari kisah nyata yang bersumber dari https://news.detik.com/berita/d-7718222/penyewa-mobil-bos-rental-tewas-ditembak-di-tol-tangerang-merak-jadi-tersangka

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 334x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 296x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 278x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 250x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 189x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Aku dan Harun Anakku, Tatkala Langsat Montasik Mulai Matang

Durian Raja Pendekar dari Lamuri

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com