POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Megawati Layak Jadi Presiden

RedaksiOleh Redaksi
January 3, 2025
Megawati Layak Jadi Presiden
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Rosadi Jamani

Langit perpolitikan Indonesia baru saja diguncang gemuruh. Mahkamah Konstitusi, dengan entengnya, menghapus ambang batas pencalonan presiden. Presidential threshold? Hilang seperti daun kering diterpa angin. Kini, siapa pun bisa mencalonkan presiden, asalkan memenuhi syarat. Kartu tanda penduduk ada? Siap!

Di tengah kegaduhan politik yang menggelegar ini, mari saya ajukan nama yang tidak ente duga-duga. Nama yang penuh kejayaan. Nama yang membawa harum Indonesia di panggung internasional. Nama yang bakal membuat pesaing gemetaran dan buzzer kebingungan. Iya, wak, dialah Megawati Hangestri Pertiwi! Spiker ternama Red Sparks Daejon Korea.

Lupakan nama-nama besar di politik. Pevoli berhijab ini bukan sekadar fenomena, dia adalah mahakarya zaman ini. Baru-baru ini, ia dinobatkan sebagai MVP Round 3 Liga Voli Korea. Most Valuable Player, wak! Artinya, dia pemain paling berharga, bahkan di negeri orang. Kalau di lapangan voli saja dia bisa jadi yang terbaik, apa lagi di medan politik? Mengatur tim nasional? Kecil. Mengatur negara? Besar, tapi doable.

Lalu, mari kita bahas bakat alami yang ia miliki. Dengan tinggi badan 185 cm yang menjulang, Megawati bisa melihat masalah bangsa dari ketinggian metaforis. Smash bolanya yang mencapai kecepatan 100 km/jam? Bayangkan itu sebagai solusi untuk korupsi, utang negara, dan kegaduhan parlemen. Sekali pukul, semua selesai.

Popularitas adalah segalanya dalam politik. Megawati? Oh, dia punya itu. Dari Sabang sampai Merauke, namanya disebut-sebut. Bahkan, warga Korea yang terkenal pilih-pilih sudah jatuh hati padanya. Kalau dia bisa bikin fans voli di Korea menangis terharu, apa susahnya bikin rakyat Indonesia bahagia?

Bayangkan saja kampanye presidennya, Megawati berdiri di podium, dengan latar belakang sorakan penonton voli. “Rakyat Indonesia, mari kita smash segala tantangan!” Rakyat pun bersorak, “SPIKE UNTUK NEGERI!” Merdeka…Merdeka…

Jangan lupa, dara kelahiran 1999 ini berasal dari Jember, Jawa Timur. Apa hubungannya? Banyak! Jatim adalah daerah dengan pemilih terbanyak. Kalau ada satu hal yang lebih penting dari visi-misi dalam politik, itu adalah jumlah suara.

Jember bukan sekadar kota kecil, wak. Itu adalah tempat legenda lahir. Kini, legenda itu adalah Megawati Hangestri Pertiwi. Dia adalah bukti bahwa dari tanah yang sederhana bisa lahir sosok yang luar biasa.

📚 Artikel Terkait

Media Sosial Berbasis Internet Dapat Lebih Maksimal Menjadi Pendukung Berbagai Usaha

The Poems of Humairah Binti Zul Hasimi

Ketika Nafas Menemukan Ruangnya: Merdeka Adalah Merdeka

Penyusutan Hutan Aceh dan Dampaknya

Megawati adalah sarjana manajemen. Dia tahu cara mengelola tim. Kalau dia bisa mengatur Red Sparks hingga jadi tim voli kelas dunia, apa susahnya mengatur kabinet? Kalau pemain cadangan di Red Sparks saja dia perhatikan, apalagi nasib rakyat kecil?

Religius? Jangan ditanya. Sebelum pertandingan, dia selalu berdoa. Setelah menang, dia bersyukur. Sebuah keseimbangan spiritual yang jarang kita temukan di politisi masa kini.

Ynag terpenting, pemain Timnas voli putri ini adalah manusia. Tidak seperti sebagian politisi yang, maaf, tampaknya hanya manusia di KTP saja.

Bayangkan ini. Di tahun 2029, Megawati Hangestri Pertiwi dilantik sebagai Presiden Indonesia. Di upacara pelantikannya, dia tidak sekadar berjalan ke podium. Tidak. Dia meloncat seperti hendak melakukan jump spike. Mikrofon dipegang erat, dia berkata lantang, “Rakyat Indonesia, saatnya kita memenangkan liga dunia!”

Lalu, dengan smash kepemimpinannya, dia menghancurkan korupsi, menurunkan harga cabai, dan membuat subsidi listrik gratis untuk seluruh negeri.

Megawati Hangestri Pertiwi bukan sekadar calon presiden. Dia adalah harapan. Dia adalah keadilan. Dia adalah bukti bahwa dengan kerja keras, siapa pun, bahkan atlet voli profesional bisa menjadi presiden.

Mari kita akui, ini bukan hanya ide. Ini adalah takdir. Sebuah epos kepemimpinan yang akan dikenang sepanjang masa.

Megawati untuk Presiden 2029: SPIKE UNTUK NEGERI!

Kata budak Pontianak, “Abang tu nak merampotke?” Edisi Ngedabrus, hehehe..

#camanewak
Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Di Balik Jubah Hukum

Di Balik Jubah Hukum

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00