• Latest
Keheningan - fb9a3f0c 2c8a 4d3f a961 882e3a8e1e48 | POTRET Budaya | Potret Online

Keheningan

November 24, 2024
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Keheningan - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | POTRET Budaya | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
cd371ba6-715d-447b-b94a-30123cf2d952

Pendidikan Hadapi Ancaman Nyata

Maret 31, 2026
Ilustrasi Ngopi Bersama Ali Shariati dan Nietsche

Aceh Meniru Jakarta

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
Keheningan - fb9a3f0c 2c8a 4d3f a961 882e3a8e1e48 | POTRET Budaya | Potret Online

Keheningan

Kumpulan Puisi Leni Marlina (Padang)

Leni Marlina by Leni Marlina
November 24, 2024
in POTRET Budaya, Puisi, Sastra
Reading Time: 2 mins read
0
610
SHARES
3.4k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

 

/1/

Keheningan yang Menyentuh Tanah

Oleh: Leni Marlina

Keheningan tidak lagi sunyi,
ia tumbuh di dalam tubuhmu,
meresap pada tanah yang tak terlihat.

Kau menunggu kata-kata itu datang,
namun hanya angin yang menjawab,
seperti rahasia yang dipendam dalam tanah
hingga tak ada yang tahu
apa yang tumbuh di sana.

Aku melihat matamu yang tenang,
seperti hutan yang menahan hujan
di balik ranting-ranting yang kokoh.
Tidak ada lagi yang perlu diucapkan,
karena keheninganmu telah menjadi suara
yang menggema dalam tubuh bumi.

Padang, Sumbar, 2019

/2/

Laut yang Menggerus Kenangan

Oleh Leni Marlina

Laut itu seperti kenangan yang tak bisa kembali,
terus menggulung pasir yang pernah kita jejakkan.

Kau berdiri di tepiannya,
menghitung gelombang yang datang
dan pergi tanpa suara.

Hembusan angin, membisikkan
sesuatu yang sudah hilang.

Aku merasa laut itu meresap dalam darahmu,
menghanyutkan segala yang kau kenang,
membiarkanmu terombang-ambing dalam perjalanan
tanpa arah, tanpa tujuan,
selalu mencari pantai
yang tak akan pernah sama.

Padang, Sumbar, 2019

/3/

Matahari yang Tersenyum di Tengah Luka

Oleh Leni Marlina

Matahari tidak lagi bersinar,
tetapi tersenyum,
terselip di balik awan gelap yang terbakar.

Kau menatapnya,
tanganmu meraih cahaya yang tak bisa disentuh,
dan dalam setiap kilatan itu,
aku tahu—kau mencari harapan
di antara pecahan luka yang tak terlihat.

Aku mendengar tawa yang tak terdengar,
seperti api yang membakar dari dalam,
menyalakan semangat yang tersembunyi
di ruang yang pernah mati.

Matahari itu menyembuhkan dengan senyum,
meski badai masih menggulung di luar sana.

Padang, Sumbar, 2019

/4/

Peta yang Terlupakan dalam Hati

Baca Juga

di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026

Oleh Leni Marlina

Peta itu tidak pernah lengkap,
selalu ada jalan yang hilang,
seperti bagian dari dirimu yang tercuri
dalam jejak langkah yang tertinggal.

Kau menyusuri jalanan yang tak ada,
mencari arah di dalam hati yang terlupakan,
tanpa tahu, peta itu
hanya berisi kenangan yang takkan pudar.

Aku berdiri di sana,
melihatmu mengejar garis yang samar,
berharap menemukan rumah
di tempat yang tak pernah kau kenali.

ADVERTISEMENT

Dan aku tahu,
langkahmu menuju penemuan baru,
di tanah yang sudah lama tidak dihuni.

Padang, Sumbar, 2019

———

Puisi ini awalnya ditulis oleh Leni Marlina hanya sebagai hobi dan koleksi puisi pribadi tahun 2019. Puisi tersebut direvisi kembali serta dipublikasikan pertama kalinya melalui media digital tahun 2024.

Leni Marlina merupakan anggota aktif Asosiasi Penulis Indonesia, SATU PENA cabang Sumatera Barat. Ia juga merupakan anggota aktif Komunitas Penyair & Penulis Sastra Internasional ACC di Shanghai, serta dipercaya sebagai Duta Puisi Indonesia untuk ACC Shanghai Huifeng International Literary Association. Selain itu, Leni terlibat dalam Victoria’s Writer Association di Australia. Sejak tahun 2006, ia telah mengabdikan diri sebagai dosen di Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang.

Leni juga merupakan pendiri dan pemimpin beberapa komunitas digital yang berfokus pada sastra, pendidikan, dan isu sosial, di antaranya Komunitas Sastra Anak Dunia (WCLC): https://rb.gy/5c1b02, Komunitas Internasional POETRY-PEN, PPIPM (Pondok Puisi Inspirasi Masyarakat) Starcom Indonesia, serta Starmoonsun Edupreneur Community Indonesia: https://rb.gy/5c1b02.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 342x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 312x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare244Tweet153
Leni Marlina

Leni Marlina

Baca Juga

Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi
Esai

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib
#Cerpen

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71
Artikel

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Next Post

GURU DARI ANAK KAMI

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com