Dengarkan Artikel
Puisi oleh Leni Marlina
1)
Kawan janganlah kau marah, bukan maksudku tak mau melangkah bersamamu, tapi ibuku resah menunggu.
Kawan, jika kau masih penasaran,
sepulang sekolah, aku masuk ke dapur belakang,
di mana suara piring dan gelas beradu jadi musik harian,
seragamku berganti dengan celemek lusuh,
dan di balik busa sabun, tanganku mulai bekerja dahiku berpeluh, tak sempat aku mengeluh.
Ibuku berdiri di sebelah, sibuk dengan air sabun,
tangannya cekatan, meski lelah tak pernah tampak,
“Nak, bilas yang bersih,” katanya dengan senyum kecil,
dan aku tahu, setiap busa adalah cerita yang ingin diselesaikan.
2)
Di antara piring kotor dan gelas yang menumpuk,
aku belajar tentang arti ketekunan yang sunyi,
tentang bagaimana ibu tak hanya mencuci piring,
tapi juga membilas mimpi-mimpiku, satu per satu.
Air kran menyapa kulitku, gemericik berirama,
dan di sana, aku menemukan pelajaran lain,
bukan dari buku, tapi dari tangan ibu yang bekerja,
menyusuri gelas-gelas dengan harap yang tak pudar.
📚 Artikel Terkait
3)
Kadang aku mencuri pandang ke ruang makan,
melihat pelanggan bercakap dengan tawa lepas,
sementara di sini, kami merangkai masa depan,
di balik gemuruh air, di sela busa sabun yang membumbung.
Senja datang menutup hari, membawa dingin,
tapi di dapur kecil ini, hati kami tetap hangat,
karena di setiap bilasan, ada cinta yang tak terucap,
dan aku tahu, kami mencuci lebih dari sekadar piring, kami mencuci hati dari rasa iri, agar hati ini bersih menjemput mimpi.
SMAN 1 Baso, Agam, Sumbar
——
Puisi ini awalnya ditulis oleh Leni Marlina hanya sebagai hobi dan koleksi puisi pribadi 24 tahun yg lalu (tahun 2000). Puisi tersebut direvisi kembali serta dipublikasikan pertama kalinya melalui media digital tahun 2024.
Leni Marlina telah mengabdi sebagai dosen tetap di Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang sejak tahun 2006. Penulis juga merupakan pendiri dan kepala beberapa komunitas digital bidang sastra, pendidikan dan sosial termasuk World Children’s Literature Community (WCLC): https://rb.gy/5c1b02; POETRY-PEN International Community; komunitas PPIPM (Pondok Puisi Inspirasi Masyarakat) Starcom Indonesia; (Starmoonsun Eduprenuer Community Indonesia): https://rb.gy/5c1b02
Sebagai anggota aktif dari Perkumpulan Penulis Indonesia SATU PENA Sumatera Barat, penulis juga terlibat dalam kolaborasi internasional, seperti Victoria Writers Association di Australia dan ACC International Writers Community di Hong Kong.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






