• Latest

10 Penyair Hebat Sumbar dan Prof Hashim Yaacob Malaysia Baca Puisi pada Merdeka Berkarya SatuPena Sumbar

Agustus 25, 2024
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
10 Penyair Hebat Sumbar dan Prof Hashim Yaacob Malaysia Baca Puisi pada Merdeka Berkarya SatuPena Sumbar - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Baca Puisi | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
cd371ba6-715d-447b-b94a-30123cf2d952

Pendidikan Hadapi Ancaman Nyata

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

10 Penyair Hebat Sumbar dan Prof Hashim Yaacob Malaysia Baca Puisi pada Merdeka Berkarya SatuPena Sumbar

Redaksi by Redaksi
Agustus 25, 2024
in Baca Puisi, Padang, POTRET Budaya, Puisi, Sastra, Satupena
Reading Time: 2 mins read
0
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

 

Padang, Potretonline.com-  Penyair Malaysia Prof. Hashim Yaacob sangat mengapresiasi baca puisi yang diselenggarakan DPD SatuPena Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (24/8/2024) di salah satu café di jalan Samudera Padang. Para pembaca puisi mulai dari yang muda, pemula sampai penyair-penyair hebat yang sudah kelas dunia ikut membaca puisi .

Demikian diungkapkan Penyair Malaysia Prof. Hashim Yaacob pada sesi diskusi acara Merdeka Berkarya!! Baca Puisi bersama Penyair Malaysia Prof. Hasim Yaacob dan 10 penyair hebat Sumbar. Juga tampil beberapa pembaca puisi pemula. Sebanyak 10 penyair hebat Sumatera Barat masing-masing Andria Catri Tamsin, Dadang Leona, Muslim Noer, Mutiara, Refdinal Muzan, Rizal Tanjung, Silvia Roza, Syarifuddin Arifin, Yenny Ibrahim dan Zamzami Ismail.

Baca Juga

di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026

Hashim menyebutkan, para pembaca puisi menampilkan baca puisi dengan suara yang maksimal, powerful, sehingga dapat menumbuhkan perasaan pendengarnya. Hal itu menunjukkan bahwa puisi tersebut memang memiliki makna dan ditulis dengan penuh perasaan oleh si penulisnya.
“Sering kali orang menulis puisi tatkala kalah dalam sebuah kompetisi, atau pada kondisi yang tidak mengenakkan akibat tindakan dan keputusan seseorang yang selama ini amat ditakuti. Misalnya, jabatan dicopot oleh atasan. Kemudian menuliskan kekesalan tersebut dalam bentuk puisi,” kata Hashim Yaacob yang juga seorang pelukis dan Dalang Wayang Kulit ini.

Sauni Saunir penulis Goresan Puisi di Hari Tua mengatakan, SatuPena Sumatera Barat berhasil memberikan motivasi menulis kepada banyak orang. Dengan aktifnya SatuPena Sumbar menggelar berbagai kegiatan, seperti pembacaan puisi Merdeka Berkarya ini, yang tampil tidak hanya penyair dan pembaca puisi yang hebat-hebat dari Sumatera Barat. Akan tetapi mereka yang belum pernah membaca puisi pun ikut tampil membaca puisi.

“Dengan adanya kegiatan ini mendatangkan kebahagiaan tersendiri. Bisa berkumpul dengan orang-orang kreatif dalam berkarya. Dengan membaca puisi kekinian, kita tersentuh dari puisi yang dibacakan tadi,” kata Saunir Saun mantan dosen IKIP Padang ini.

Saunir juga menceritakan bagaimana semangat menulis ditularkan kepada cucunya. Dari delapan orang cucunya, empat orang sudah bisa menulis. Awalnya, diminta menulis pantun melalui group whatsapp. Mereka yang berhasil menulis pantun dan dianggap terbaik diberikan apresiasi. Sehingga cucunya termotivasi untuk menulis.

Ketua DPD SatuPena Sumbar Sastri Bakry menyebutkan, acara Merdeka Berkarya ini bertujuan untuk memberikan ruang kepada seniman dan penyair Sumbar tampil dihadapan anggota SatuPena serta masyarakat umum. Maka ada 10 orang penyair hebat Sumbar tampil dan penyair sangat senior Malaysia Hashim Yaacob membaca puisi. “Acara ini sekaligus memberikan bukti , siapa pun bisa berkarya,tanpa ada yang bisa menolak, melarang dan menghentikan sebuah kegiatan.Selain itu juga memberikan kesempatan kepada pemula-pemula yang ingin membaca puisi. Sehingga akan muncul generasi baru, selain menulis puisi, juga membacanya di hadapan publik, Seperti Mutiara, pemenang Sumbar Talenta 16 kategori puisi ,” kata Sastri Bakry yang baru saja meluncurkan buku puisinya berjudul “Bung Hatta dan Boven Digoel ketika Seorang Papua Menangis Padaku.

Diskusi yang dipandu Sekretaris DPD SatuPena Sumbar Armaidi Tanjung, mendapat sambutan hangat dari peserta yang berjumlah hampir 60 orang. Selain seniman, penyair, juga tampak hadir dosen, mahasiswa, anggota SATUPENA dan wartawan.

Gagasan pun muncul untuk membawa sastrawan Sumbar ke Malaysia dan sebaliknya. Wartawan Harian Singgalang Lenggogeni, juga tampil membaca puisi dan mendapat hadiah buku dari Prof Hashim Yaacob.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 342x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 312x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234Tweet146
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a
#Amerika

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi
Esai

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib
#Cerpen

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
Next Post

Wakil Rakyat dan Kala Hati Telah Mati

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com