• Latest
SURAT KEPADA GENERASI KE LIMA - IMG_9624 | POTRET Budaya | Potret Online

SURAT KEPADA GENERASI KE LIMA

Juni 9, 2024
7a99e876-6eef-41d6-9907-7169c5920d83

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
SURAT KEPADA GENERASI KE LIMA - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | POTRET Budaya | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
cd371ba6-715d-447b-b94a-30123cf2d952

Pendidikan Hadapi Ancaman Nyata

Maret 31, 2026
Ilustrasi Ngopi Bersama Ali Shariati dan Nietsche

Aceh Meniru Jakarta

Maret 31, 2026
SURAT KEPADA GENERASI KE LIMA - 09ff0262 2fb8 4c93 9f84 06e6009c9293 | POTRET Budaya | Potret Online

Menanti Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Bersinergi Membangun Literasi Anak Negeri

Maret 31, 2026
Ilustrasi ketidakadilan hukum terhadap rakyat kecil

Hukum yang “Sakit” Hati : Rakyat Kecil Hanya Bisa Mengeluh

Maret 31, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result
SURAT KEPADA GENERASI KE LIMA - IMG_9624 | POTRET Budaya | Potret Online

SURAT KEPADA GENERASI KE LIMA

Redaksi by Redaksi
Juni 9, 2024
in POTRET Budaya, Puisi, Sastra
Reading Time: 3 mins read
0
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Said Adli

Aku tidak tahu memulai kegelisahan ini dari mana
dari apa dari siapa
Kesemrawutan sudah lama terjadi
Reformasi yang digerakan dari bawah tanah
dalam organisasi tanpa bentuk
dengan peluh, darah dan kematian
—tanpa air mata
hanya berhasil menumbangkan raja besar
di sana
di Jakarta
Lalu ramai yang berebut warisan keserakahan
yang pada awalnya jadi punca persoalan
Atas nama demokrasi
Atas nama otonomi
Atas nama hak
telah lahir raja-raja kecil
di wilayah kecil
—dan yang kecil terus bermekaran
menjadi lebih kecil-lebih kecil
Raja kecil di negeri kecil
Kursinya tidak kecil
Mejanya tidak kecil
Lacinya tidak kecil
Brankasnya tidak kecil
Di pojok warung kopi di sebuah kampung
seorang petani bertanya kepada sahabatnya
sekarang eselon tiga tarifnya berapa
Kesemrawutan memang sudah lama membumi
meliliti dan mengakar di otak kami
Membeli jabatan menjadi benar
Membeli suara menjadi benar
Mutualisme murahan menjadi alam pikir
—kadangkala fit and proper test menjadi pasar
tempat negosiasi harga-harga
Seorang oportunis bertanya kepada rekannya
Sekarang satu kursi habis berapa?
Di kampung-kampung
rakyat menunggu pemilu
Kicau burung dan lenguh kerbau di sawah
berganti dengan dentingan botol-botol sirup
dan hiruk pikuk kardus-kardus mie instan
Desik dedaunan yang dihembus angin
jadi senyap di antara gemersikan berlembar-lembar rupiah
yang dihitung di pintu-pintu rumah
Di teras masjid seusai shalat Jumat
Seseorang lantang berkata
Kapan lagi, Saudara-saudara
Sekarang kita yang pasang harga
Toh, setelah mereka dipilih kita tak dapat apa-apa
Intelektualitas
Kapasitas
Kredibilitas
Integritas
Sudah dikalahkan oleh popularitas
dan isi tas
Partai sebagai dapur politik
di mana ide dan gagasan diracik
sekarang sepi perdebatan
Tak ada lagi pergulatan pemikiran
Kaderisasi sudah purba
Visi misi hanyalah barisan kata-kata
Pragmatisme sudah jadi landasan
Tujuan singkat merebut atau berbagi kekuasaan
Aku tidak tau semuanya akan berujung di mana
Kesemrawutan merajalela
Wasit dan hakim garis peluitnya hilang suara
atau sudah juga menjual kuasa?
Dari buritan sampan kayu seorang nelayan bertanya
kepada temannya
pemilu kali ini berapa harga satu suara?

Tiba-tiba aku juga ingin bertanya
Kepada diriku sendiri,
Akan terkatupkah tanganku
ketika rupiah-rupiah ditebarkan?
Kepada para perebut kuasa,
Beranikah mereka bersumpah atas nama Tuhannya
untuk tidak lagi membeli?
Kepada punggawa tentang tentang kejujuran dan keadilan
Kepada juri, hakim dan mata-mata
tentang ketegasan tentang penindakan
tentang penghukuman
Aku tidak tahu jawabannya apa
Sebab aku tidak juga berani bertanya
Hanya ada di niat saja
Kesemrawutan ini adalah malapetaka

Baca Juga

7a99e876-6eef-41d6-9907-7169c5920d83

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026

——rumoh-teungeh-blang—————-

 

Said Adli, lahir di Nagan Raya, 7 September 1965. Pernah kuliah di prodi bahasa dan sastra Indonesia. Pernah berprofesi sebagai jurnalis di beberapa media cetak di Aceh dan Jakarta. Dulu  juga aktif di Koalisi NGO HAM untuk Aceh di masa konflik.

Sekarang menetap menjadi petani di kampung halamannya di pedalaman, Aceh, Kabupaten Nagan Raya.  Teman-teman dan sahabat menamai tempat tinggalnya “rumah teungeh blang” karena berada di tengah-tengah persawahan.

Bapak 4 anak dan satu cucu ini sekarang juga bergiat membuat Eco Enzyme dan pupuk organik utk keperluan sendiri dan teman-teman.

Puisinya pertama kali dimuat di harian Waspada tahun 1985 berjudul: saat ini aku sedang tertidur dan bermimpi tentang kamu. Puisi dan cerpen pernah dimuat di waspada, serambi Indonesia, Atjeh post dan lain-lain.

Cerpen berjudul “Canggang” dan ” Tam Galeng” yg dimuat Serambi tahun 1993 pernah mendapat banyak perhatian karena mengungkapkan kekejaman daerah DOM dan dimuat di masa DOM.

Lebih sering menulis untuk kepuasan diri dan tidak pernah menulis untuk antologi.

“Saya baru mau dimuat di antologi kalau editornya sendiri yang memilih dari karya yang  sudsj pernah dimuat. Tidak mau setor karya. Apalagi karya dalam rangka….”

Sekarang juga aktif menulis “haiku” puisi khas Jepang (dalam bahasa Indonesia) dan bergabung dalam salah satu komunitas haiku Indonesia.

Puisi “Surat kepada Generasi Kelima “

dibacakan di hadapan pejabat dan penyelenggara pemilu PD acara peluncuran Pilkada di Alun-alun Suka Makmu, Nagan Raya, Kamis kemarin.  Atas undangan pihak KIP Nagan Raya.

ADVERTISEMENT

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 331x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 326x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 304x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 254x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 195x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234Tweet147
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

7a99e876-6eef-41d6-9907-7169c5920d83
#Cerpen

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71
Artikel

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
SURAT KEPADA GENERASI KE LIMA - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | POTRET Budaya | Potret Online
Artikel

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb
Artikel

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
Next Post

EQUILIBRIUM

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com