🔊
Dengarkan Artikel
Ilustrasi :antara foto
Oleh : Nsyah
Dia berjalan di antara batas-batas trotoar
Mencari sisa-sisa dari barang bekas
Demi mendapatkan sebungkus nasi
Baju-nya yang compang-camping
Badannya yang dekil
Engkau berjalan dengan meneteskan air mata
Engkau tak kenal dengan kata malu
Engkau tak kenal dengan kata gengsi
Yang engkau kenali hanya diri-mu sendiri
Engkau itu bagaikan inspirasi dunia bagi pengemis pengemis kecil hingga tua
Yang hanya mampu melentangkan tangan
Di tiap tiap batas-batas trotoar lampu merah
Sungguh malang nasibmu, Nak
Tak ada segelintir dari pejabat-pejabat tinggi yang peduli kepadamu
Sungguh negeri-mu ini negeri kejam
Tanpa jiwa simpati
Tanpa rasa toleransi
Tanpa ada rasa iba hati
Hingga tanpa ada hati nurani
Terhadap masyarakat-masyarakat kecil sepertimu
Tenanglah, Nak
Engkau malaikat kecil pemberani
Kelak keringatmu itu
Tetesan air matamu itu
Akan terbalaskan dengan hasil kerja kerasmu selama ini
Banda Aceh, Simpang Surabaya, 20 Oktober 2018
Pukul 09 : 47
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📚 Artikel Terkait
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.





