POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

HANTU TAK BERKEPALA

RedaksiOleh Redaksi
January 7, 2024
HANTU TAK BERKEPALA
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh: ERWIN JOKO SUSANTO

 Berdomisili di Banjaagung Puri, Mojokerto

Di sebuah desa yang masih hijau dan belum banyak perubahan, banyak anak muda yang suka bergerombol untuk balapan liar dan sekedar menyalurkan hobinya dengan menantang adrenalin dan skill kecepatan dalam berkendaraan, ternyata menyimpan sebuah cerita misteri.

Pada suatu malam yang gelap dan angker, seorang anak laki-laki bernama Rizky sedang pulang dari bekerja. Jalanan yang sepi membuatnya merasa cemas, namun dia terus melajukan motor dengan menambah kecepatannya tanpa memakai helm. Tiba-tiba, dia merasakan ada sesuatu yang mengikuti di belakangnya. Dia berbalik, namun tidak ada siapa-siapa di sana.

Rizky terus memacu motornya, namun rasa cemasnya semakin menjadi-jadi. Dia merasakan ada sesuatu yang tidak beres di sekitarnya. Ketika dia berbalik lagi, dia melihat sosok yang mengerikan. Sosok itu tidak memiliki kepala, dan tubuhnya terus mengikuti Rizky dengan langkah cepat yang tidak beraturan, kadang sosok tak berkepala itu berada di sampingnya, dibelakangnya, bahkan mendahului laju motornya.

Dengan nafas yang terengah-engah, Rizky yang juga termasuk salah satu pembalap liar memacu motornya secepat mungkin menuju rumahnya. Namun, sosok hantu tak berkepala itu terus mengikutinya. Setiap kali Rizky berbalik, sosok itu selalu ada di belakangnya. Rasa takutnya semakin menjadi-jadi, dan dia tidak tahu harus berbuat apa. Sampai akhirnya, Rizky tiba di depan rumahnya. Dia segera masuk dan mengunci pintu dengan kencang. Namun, ketika dia melihat ke jendela, sosok hantu tak berkepala itu masih berada di luar rumahnya, menatapnya dengan tatapan yang mengerikan, seakan ingin menyampaikan sesuatu yang teramat penting untuk Rizky ketahui.

Sejak malam itu, Rizky tidak pernah merasa aman lagi. Dia selalu merasa bahwa sosok hantu tak berkepala itu mungkin akan selalu mengintainya, siap untuk menyerangnya kapan saja. Hingga suatu hari, Rizky menghilang tanpa jejak. Ada yang mengatakan, jika Rizky pernah meninggalkan rumahnya dengan bersepeda motor di pagi yang buta dengan kecepatan yang tidak lazim dan sempat mengagetkan orang yang dilaluinya. Orang yang dilewatinya hanya mengucap, “Semoga tidak terjadi apa-apa dengan anak muda itu!”

📚 Artikel Terkait

Mendapat Emas di Musim PILKADA 2024

Gerimis Turun Menjelang Petang

POTRET Dalam Gambar

Mahasiswi Di Titik Nol

Beberapa bulan setelah kepergian Rizky, seorang gadis bernama Maya pindah ke desa itu bersama keluarganya. Dia tidak percaya dengan cerita-cerita tentang hantu tak berkepala yang mengintai di malam hari. Namun, suatu malam, ketika dia pulang berkendaraan motor sendirian dari acara sekolah, dia merasakan ada sesuatu yang mengikuti di belakangnya.

Maya berbalik dan melihat sosok yang mengerikan, hantu tak berkepala itu. Dia lebih terkejut lagi ketika kepala hantu yang terpisah dan masih dipegang tangan hantu itu, berkata kepada Maya,”Namaku Rizky, aku hanya mengingatkan kamu jangan pernah ngebut dengan motormu dan pakailah helm. Seketika Maya terkejut dan berusaha melajukan motornya menuju rumahnya, namun sosok hantu itu terus mengikutinya dengan langkah yang tidak beraturan.

Maya merasa ketakutan dan tidak bisa tidur. Tak tahu harus berbuat apa, keesokan harinya ia mencoba mencari tahu tentang hantu tak berkepala itu dan menemukan sebuah cerita lama tentang seorang pria pendatang di desa itu yang meninggal secara tragis karena kecelakaan dan kabarnya pria itu suka ngebut di jalanan tanpa memakai helm pengaman kepala.

Semenjak itu ia mengembara sebagai hantu tak berkepala, mungkin untuk memberi nasihat kepada setiap pengendara motor seperti Rizky yang kini tidak seorang pun tahu keberadaanya, masih hidup atau meninggal, kalau meninggal di manakah jasadnya.

Keesokan harinya Maya memutuskan untuk mencari tahu lebih lanjut dengan melakukan beberapa penelitian, hingga Maya menemukan informasi di surat kabar harian tentang ditemukannya jasad yang terpisah dengan kepalanya di sebuah sungai yang tak jauh dari desa tersebut. Kelanjutan dari berita di koran tersebut menyebutkan bahwa jasad pria yang terpisah dengan kepalanya yang misterius itu bernama Rizky dimana ditemukan pula mata cangkul entah milik siapa yang mungkin sengaja dibuang di sungai tersebut. Sejak masyarakat tahu berita tersebut, sosok hantu tak berkepala itu tidak pernah muncul lagi. Legenda tentang hantu tak berkepala pun perlahan-lahan meredup di desa tersebut.

Maya menjadi agak tenang kembali, tetapi pikirannya masih jelas mengingat apa yang kepala hantu pernah katakana. Seakan-akan hantu itu mengingatkan dengan sungguh-sungguh bahwa setiap pengendara motor harus patuh aturan demi keselamatan, di antaranya adalah jangan pernah lupa untuk memakai helm ketika berkendara dan tidak boleh ngebut. Maya mencoba memberitahu setiap orang yang dilewatinya di desa tersebut untuk memakai helm ketika berkendara. Kisah ini menjadi terkenal di desa itu, dan Maya adalah orang yang selalu dihormati sebagai pahlawan yang berhasil menyadarkan setiap orang, baik pendatang maupun pribuni di desa tersebut.

Dia juga mulai mengajak orang-orang di desa untuk bekerja sama dalam menjaga keamanan dan ketentraman desa mereka. Maya juga memutuskan untuk menjadi penasihat bagi orang-orang yang mengalami gangguan supranatural dan membantu mereka menemukan solusi untuk masalah mereka.

Seiring berjalannya waktu, desa itu menjadi lebih damai dan desa itu pun menjadi tempat yang aman dan tenteram untuk ditinggali oleh penduduknya, sehingga tidak ada lagi anak muda pengendara motor yang ngebut di jalan serta tidak terdengar lagi tentang balapan liar.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 138x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 98x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Carilah  Beasiswa  Untuk Pendidikan Yang Lebih Baik

Carilah Beasiswa Untuk Pendidikan Yang Lebih Baik

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00