Oleh Zulkifli Abdy
Bait-bait doa berkumandang di
hamparan bumi yang sedang
dilanda wabah
Diantara puing-puing asa yang
telah menggunung
Kita masih saja menambang
butir-butir harapan
Seraya mendulang serpihan-
serpihan hikmah
Kita laksana musafir yang
nanar di tengah padang gurun
yang jalang
Menggigil dimalam buta yang
menyatukan antara harap dan
rasa cemas
Kita hanya melakoni drama
kehidupan atas kehendak
Tuhan
Tuhan yang maha mendengar
dan yang maha pengasih
lagi maha penyayang
Kepada Nya segala sesuatu
kita pulangkan
Selain berikhtiar dan berdoa
kita hanyalah orang-orang yang
sedang menanti takdir.
(Z.A – Banda Aceh, 26 Oktober 2020)
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 334x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 296x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 278x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 250x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 189x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.














Discussion about this post