POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Kenangan

PENYAIR DI RUANG TUNGGU ITU PUN BERPULANG

Redaksi by Redaksi
Februari 25, 2023
in Kenangan, Puisi Essay
0
PENYAIR DI RUANG TUNGGU ITU PUN BERPULANG - 10C95404 F874 4936 A8EB FAF5A274641F | Kenangan | Potret Online

Buat Handry TM

Penulis puisi “Ruang Tunggu” itu pun telah berpulang ke haribaan Ilahi
Puisi yang menggambarkan betapa sang penulis benar-benar sadar, bahwa sewaktu-waktu Tuhan akan memanggilnya
Ia wafat pada hari Jumat, sungguh hari yang baik untuk pergi bahkan juga ketika kita harus pulang

Sahabat..,
Beberapa hari lalu kita berhujjah lama sekali tentang dunia sastra
Serta suka-duka kehidupan, juga tentang doa-doa untuk kesembuhan
Hari ini engkau pergi untuk selamanya, tatkala antologi puisi “Ruang Tunggu” itu telah pula sampai ke kotaku
Sungguh, kepergian yang teramat indah, kendati dada ini terasa sesak, dan batin ini terasa hampa

PENYAIR DI RUANG TUNGGU ITU PUN BERPULANG - 24C8C115 B780 4738 A80D 96CDDA595009 | Kenangan | Potret Online
Baca Juga
Aceh
Ayah Kapan Kembali
26 Des 2022

Beberapa hari lalu tiba-tiba saja aku dikejutkan oleh berita, bahwa engkau terbaring dalam keadaan “koma”
Hari ini bagai halilintar aku pun menerima kabar, bahwa engkau telah sampai pada “titik”
Tapal batas waktu dimana kita tidak dapat menundanya sedetik pun
Dan tidak pula kita dapat menyegerakannya, walaupun sekejap
Jagat sastra negeri ini pun tiba-tiba murung bagai diselimuti awan kelabu

Oh, rasanya baru kemarin.., ya kemarin..,
Kemarin engkau ungkapkan perasaanmu, bahwa engkau sedang berada di “Ruang Tunggu”
Kini aku dan kami semua sahabatmu bagai di barisan antrian, berada di ruang tunggu yang engkau tinggalkan itu

Baca Juga
Essay
Seribu Senja di Blangpidie
23 Jul 2021

Oh sahabat, begitulah kehidupan ini..,
Sementara.., ya memang sementara..,
Laksana musafir yang melintasi jalan, dan berteduh sejenak di bawah pohon yang rindang
Sebentar.., ya memang sebentar..,
Engkau telah selesai dengan khidmatmu sebagai khalifah di muka bumi
Aku justru masih terkepung dalam kehidupan yang semakin kusut-masai
Bahkan sebagian dari kumpulan asa, telah pula berserakan menjadi bengkalai

Sahabat..,
Beristirahatlah dengan tenang di keabadian yang damai
Surga jannatul firdaus telah menantimu nun di sana, dimana di bawahnya mengalir sungai-sungai
Sebagai sahabat, potretmu akan terlukis indah di kanvas ingatan kami
Lambat-laun kami juga akan menyusulmu, dan berharap kelak kita akan bertemu lagi di yaumil akhir

d2a5b58f-c424-41eb-91dc-d0a057017eda
Baca Juga
Kenangan
Menguak Kenangan Orkes Mekar Melati Manggeng dan Para Musisi Muda
21 Apr 2026

Selamat jalan sahabat..,
Doa-doa terbaik kami untukmu, dan derai airmata kami mengiringi kepergianmu.

(Zulkifli Abdy, Banda Aceh, 25 Februari 2023)A at

Previous Post

Sepeda

Next Post

Aceh, Perempuan dan Golput

Next Post
PENYAIR DI RUANG TUNGGU ITU PUN BERPULANG - C6754CDC B892 4672 BBAD 52AC972D8A07 | Kenangan | Potret Online

Aceh, Perempuan dan Golput

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah