POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

KITA BUTUH NEGERI YANG MERDEKA

RedaksiOleh Redaksi
October 26, 2022
KITA BUTUH NEGERI YANG MERDEKA
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh : Syamuarni Setia

 

Hari ini cerah sahabatku

Dan salam hangat buat semua

Kita bisa hadir lagi di bumi pertiwi

Kemarin bernafas terengah-engah di lautan sejarah

Seolah-olah kita sudah mati

Rupanya masih hidup untuk berjuang

Tapi, apakah bisa menang atau akan kalah

Aku tak tahu

Yang penting kita terus melayangkan tinju

Hingga terdengar lonceng terakhir memberi tanda

Tapi bukan lonceng kematian

Kita tak pernah mengharapkannya

Karena jika kita mati mereka akan tertawa

Bukan mentertawai kita

Tapi mentertawai negara yang bangkrut rakyat miskin

Mereka ngakak atas prestasi mereka di negeri ini

Dengan reward trilyunan nilai perasan keringat rakyat

Cuma satu yang aku herankan

Mengapa Allah menghidupkan mereka

Manusia yang egois dan serakah

📚 Artikel Terkait

LAILA DI TITIAN TAKDIR

SURAT DARI LANGIT

Kebermanfaatan Wakaf Tanpa Batas sebagai Instrumen Menghapuskan Kemiskinan

Emas Naik, Pemuda Galau: Antara Persoalan dan Solusi

Manusia yang tidak mau berpikir

Manusia yang selalu bicara mendendangkan dongeng mimpi di atas semua kepalsuan

Menari indah di setiap detik

Mengulum waktu tak mau berhenti

Terpasung di rapuhnya harapan semu

Terperangkap di sisi jalan sebelah

Atas segalanya itu aku tak pernah jenuh merajam kepalsuan yang menari semu setiap detik

Tidak bersikap masa bodoh atas racun disebar yang berdampak sistemik dan laten congkak angkuh

Mereka ibarat gunung es lumer ketika matahari membakar ubun-ubun

Memang tak ada formula untuk mengukur gunung es

Dengan hanya melihat puncaknya saja

Itulah dia koruptor

Ibarat orang kentut

Terasa ada orangnya tiada

Suaranya terkubur baunya melangit

Satu dua yang mampu dilihat

Diikat dijerat berselubung orange

Selebihnya ribuan berkeliaran berteman iblis

Kita butuh pemimpin yang bisa mendengar

Rakyat sejahtera dan bahagia

Kita butuh pejabat negara yang bermartabat

Polisi yang berharkat yang tidak membunuh dan tidak menilep duit dijalan-jalan

Hakim yang hebat dan benar Agung

Aparat yang tidak keparat

Wakil rakyat yang merakyat

Pelajar yang terpelajar

Kita butuh pemimpin yang bukan wayang yang hidup di negeri tanpa telinga

Negeri yang membuka telinga dan membuka hati

Bukan negeri dagelan

Sehingga negeri merdeka dan rakyat benar-benar merdeka

(Dahlia 11, Bna, 24 Oktober 2022)

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Penerapan Disiplin Positif Melalui Segitiga Restitusi di Sekolah

Penerapan Disiplin Positif Melalui Segitiga Restitusi di Sekolah

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00