Antologi Puisi

Sajak-Sajak Pulo Lasman Simanjuntak 

Juni 2026
Oleh: Redaksi

Pulo Lasman Simanjuntak 

PERTARUNGAN

pagihari ini

doaku ingin mendaki matahari

di sebuah tanah beton

sunyi mati 

duka mencair

seperti raja salomo 

kuangkat jari-jari tangan

tanpa nafas pemakaman

terbang setinggi-tinggihya

sampai menembus cakrawala 

mau membuka pintu

langit ketiga

adakah sang pencipta langit bumi

mau mengirim sepasang malaikat

sebab di sini musim kemarau

telah berubah jadi padang pasir

kering kerontang

telah membelah perut sang penyair 

terkapar

tanpa nyawa

Jakarta, Rabu 3 Juni 2026

Pulo Lasman Simanjuntak

SAJAK JELANG MALAM 

hatiku sudah berbuah

sejak hatimu mulai berakar kuat–

pada pokok dan ranting 

pepohonan anggur 

ditanam dalam rumah sengketa

dibangun dengan bongkahan 

batu-batu tua 

(tercatat dalam sejarah

perjalanan ibadah

akankah sampai tiba

hari-hari maranatha)

jelang malam ini 

kenapa jiwamu

seharian bertarung airmata

dengan pedang kegelisahan

sangat liar

menikam tubuhku 

yang selalu singgah

untuk berpuasa 

tiga dasawarsa

semoga

pekan ini

hidupku kembali

diterangi sinar matahari 

tak haus dan dahaga

rajin untuk bertarak

nyaris seperti empat tokoh kitab suci

bukan penyembah patung para dewa dan dewi

Jakarta, Selasa, 2 Juni 2026

Puisi 

Pulo Lasman Simanjuntak 

KEMARAU MEMBAKAR SAJAKKU

sungguh,

kemarau telah membakar sajakku

cuaca ganas

merayap-rayap

di atas pohon meranggas

daunnya sudah rontok

mengeluarkan semburan gas berapi

bahkan

lidah kemarau yang keji

nyaris melahap

ratusan ikan

dalam kolam kekeringan

berjalan perlahan

pasti berkeringat

karena matahari

sudah lelah berteriak-teriak

menyanyikan mantera awan

dari seberang lautan

tak lagi berombak

sungguh

kemarau telah membakar sajakku

suhu udara panas sudah menyiksa

sekujur tubuh tanpa disiram air tanah

keruh

berbau busuk

sunyi hanya mengalirkan darah beku

mengerikan

mematikan

mengejar hujan buatan

Jakarta, Minggu, 22 Oktober 2023

Biodata : Pulo Lasman Simanjuntak, penikmat sastra, bermukim.di Pamulang, Kota Tangerang Selatan.(**

Tentang Penulis
Majalah Perempuan Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir