POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Peran Pemuda Memajukan Bangsa di Era Milenial

RedaksiOleh Redaksi
August 14, 2021
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Muhammad Nazar

Mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh

Seperti apa sih peranan kita sebagai Pemuda dalam memajukan bangsa?Banyak pemuda kita yang tidak menyadari bahkan mengetahui apa peran mereka. Padahal, mereka memiliki peranan yang sangat penting. Di tangan mereka lah maju atau mundurnya, berkembang atau tidaknya bangsa ini di masa depan. Mereka adalah pemilik masa depan. Jadi,  hanya mereka lah yang bisa menentukan masa depan dari bangsa.

Apalagi dunia saat ini sudah move on dari zaman kuno, dan memasuki era milenial yang disebut sebagai masa dimana teknologi berkembang dengan pesat dan menjadi sebuah gaya hidup bagi para generasi di masa kini.

Di era ini dengan segala kecanggihan teknologi, tingkat persaingan juga semakin tinggi sehingga menuntut kualitas dan kinerja manusianya untuk lebih ditingkatkan. Pemuda harus mampu beradaptasi dengan cepat, belajar, dan menjadi lebih baik serta melakukan navigasi yang lincah dengan tepat agar dapat memecahkan setiap masalah.

Pemuda harus berada di garda depan, karena pemuda sesungguhnya adalah agen perubahan (angent of change ) yang diharapkan dapat membuat perubahan yang baik ke depannya.

Oleh sebab itu, jika kita membicarakan peran pemuda, sebenarnya sudah menonjol sejak zaman penjajahan. Bagaimana tidak, karena pemuda turut mengambil andil dalam kemerdekaan. Peran pemuda kala itu adalah bertempur melawan penjajahan dengan cucuran keringat dan darah. Kekuatan mereka dibutuhkan untuk merebut NKRI dari tangan penjajah.

Maka, perjalanan panjang negara kita hingga saat ini tidak lepas dari warna-warni yang diberikan pemuda yang peduli pada bangsa dan negaranya. Makanya, dalam pidato Ir.Soekarno baliau berujar ” beri aku 10 pemuda, maka akan kuguncangkan dunia” . Ungkapan ini menyiratkan pesan yang sangat mendalam bahwa pemuda ada adalah generasi perubah atau agent of change.

📚 Artikel Terkait

Penulis Islam Guru Mahdi Idris Teungku Aceh Pintar Menulis Sastra Itu Telah Pergi

QIYAMULLAIL

Ikan Hias Membawa Keberuntungan

Hanya Avatar

Jadi, eksistensi pemuda adalah pembawa perubahan, dalam semua aspek kehidupan, termasuk perubahan sosial. Perubahan sosial erat kaitannya dengan pembangunan,  baik individu maupun kelompok. Hal ini sejalan dengan peran pemuda sebagai Agent of Change masa depan bangsa menuju perubahan, pembangunan, dan kemajuan peradaban.

Nah, pemuda di era milenial, tentu mengalami banyak perbedaan yang menjadi ciri khas pemuda di era milenial dengan Pemuda sebelumnya. Salah satu perbedaan tersebut adalah adalah perkembangan teknologi sekarang ini yang telah menjadikan para pemuda milenial masuk dalam dunia digital.

Sebagaimana kita ketahui bahwa dunia yang serba digital saat Ini merupakan salah satu media yang mempercepat perubahan  hidup dan menjadi tantangan besar bagi generasi muda yang sering kita sebt sebaga generasi zaman now. Sebutan bagi kaum milenial untuk menggambarkan masa kini. Seharusnya kita jadikan patokan atau acuan bahwa kita sebagai pemuda harus bisa merubah keadaan bangsa dalam berbagai bidang sektor, yang satu di antaranya adalah sektor politik.

Jadi, ketika berbicara tentang politik pun, secara umum di dalamnya ada tanggung jawab. keberagaman harus dimaknai dengan kekayaan bukan untuk dipertentangkan. namun segelintir orang telah menyalahgunakan sehingga yang terjadi tidak sesuai dengan ekspektasi atau harapan.

Katanya aktivitas politik identik dengan orang-orang yang merebut kekuasaan demi jabatan dan uang. Tak  ayal kebanyakan dari pemuda menghindari dunia politik karena dianggap sebagai sarang kejahatan. Tanpa kita sadari inilah yang memperparah keadaan politik kita, baik dari kemampuan maupun integritas diri anak bangsa ini.

Ironisnya ini sudah dianggap hal yang lumrah. karena masalah politik sudah menjadi rahasia umum, di mana para pemangku kekuasaan adalah orang-orang yang mementingkan kepentingannya di atas kepentingan rakyat.

Tentu banyak sekali contoh masalah yang berkaitan dengan politik yang sering terjadi di Indonesia yangbsalah satunya adalah korupsi, kolusi, nepotisme (KKN) yang sampai sekarang yang tidak menemukan titik terang untuk pencegahannya. Walaupun pada dasarnya, sudah ada hukum yang mengatur tentang KKN ini, namun, mereka seperti orang yang buta dan tuli akan hukum. Padahal mereka adalah orang-orang yang pakar di bidang hukum.

Sudah saatnya bagi para pemuda melaksanakan perannya sebagai Agent of Change yaitu mendorong terjadinya inovasi bangsa ke arah yang lebih baik,  termasuk dalam politiknya. Para pemuda harus peduli dan optimis untuk menciptakan kualitas politik yang baik di negara yang tercinta ini. Perbaikan politik hanya akan terjadi apabila ada orang yang baik, profesional,dan berintegritas masuk ke dalamnya.

Dalam realitasnya politik di negara kita sudah lama dipegang oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, hanya karena jabatan dan uang semata mereka menghalalkan segala cara. Hal ini lah yang membuat politik kita menjadi kotor. Saya yakin apabila politik digunakan sebagai mestinya akan mampu mensejahterakan rakyat, memajukan pembangunan dan membawa Indonesia menjadi negara yang lebih maju.

Oleh sebab itu, dari bacaan saya ada lima karakteristik pemimpin yang baik sebagai Agent of Change pertama, memiliki visi yang jernih. Sebagai seorang pemimpin kita harus memiliki target yang jelas sehingga sistem kerja dapat disusun dengan baik dan dengan tahapan yang berkesinambungan. Kedua, memiliki kegigihan untuk mencapai target.

Ketiga, bersikap kritis dan analitis. Mengapa harus demikian? Karena Sebagai seorang pemimpin yang baik, kita harus menggunakan akal sehat untuk berpikir, sehingga tidak ada hal yang langsung ditelan mentah-mentah.

Ke empat sarat akan pengetahuan dan pemimpin dengan memberikan contoh bukan hanya dengan instruksi. Ke lima, membangun hubungan yang kuat dengan orang-orang di sekitarnya. Dengan kata lain, kita sebagai pemimpin harus memiliki integritas agar dapat dipercaya.

Jadi, kunci dari kesuksesan negara ini ada di tanganm Pemuda Pemudi Indonesia, maka sadar untuk tingkatkan peranmu dan ketahui fungsimu bangsa ini. Lalu terapkanlah sebagaimana mestinya. Sudah waktunya pergerakan-pergerakan Pemuda Indonesia kembali bangkit.  Kita adalah pemegang tumpuk perjuangan. Berjuanglah untuk mengembalikan sila kelima yang mulai pudar,  “keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.”

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

BERHENTILAH MENYALAHKAN SEGALANYA

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00