POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Di Balik Romantisme Hujan: Diskusi Kajian Semiotika dan Feminis Cerpen Fileski di Madiun

RedaksiOleh Redaksi
February 15, 2026
Di Balik Romantisme Hujan: Diskusi Kajian Semiotika dan Feminis Cerpen Fileski di Madiun
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Shalihah Ramadhanita

Kajian semiotika dan feminis terhadap cerpen “Perempuan yang Datang ketika Hujan” karya Fileski dipaparkan oleh Shalihah Ramadhanita dalam forum diskusi sastra–seni rupa yang diselenggarakan RuSa TerBang Project pada 14 Februari 2026 di I-Club Madiun.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya komunitas untuk menghidupkan kembali ruang dialog intelektual seni dan sastra, sekaligus mempertemukan seniman, akademisi, komunitas budaya, dan masyarakat umum dalam diskusi terbuka.

Acara berlangsung dalam format bedah karya dan forum dialog interaktif. Peserta tidak hanya mendengarkan pemaparan analisis, tetapi juga terlibat dalam sesi tanya jawab, pertukaran gagasan, serta refleksi bersama tentang makna karya sastra dan relevansinya dengan realitas sosial. Diskusi ini juga menjadi ruang perjumpaan antara komunitas seni dan pemangku kepentingan kebudayaan lokal dalam membangun ekosistem kebudayaan yang lebih dinamis.

Dalam pemaparannya, Shalihah menyoroti representasi perempuan dalam cerpen melalui pendekatan semiotika dan kritik sastra feminis. Menggunakan teori semiotika Roland Barthes,

ia menjelaskan bahwa hujan tidak hanya berfungsi sebagai peristiwa alam, tetapi menjadi simbol kesedihan, kerinduan, dan kenangan, sekaligus membangun mitos tentang cinta pertama yang abadi. Tokoh Jasmin diposisikan sebagai simbol perempuan ideal yang dibentuk melalui ingatan tokoh laki-laki, bukan sebagai individu yang memiliki suara sendiri.

📚 Artikel Terkait

Kuliah Tanpa Beban: Kritik Terhadap Klaim Kuliah yang Terlalu Mudah

Membaca Ayat-ayat -Mu, Aku Jatuh cinta

MENATAP KE MASA LAMPAU

Bukan Tentang Perempuan, Tapi Tentang Indonesia

Analisis juga menunjukkan adanya oposisi representasi perempuan: figur perempuan dalam kenangan digambarkan suci dan ideal, sementara perempuan yang hadir melalui aplikasi kencan dilekati citra tubuh dan seksualitas. Menurut Shalihah, konstruksi tersebut mencerminkan makna budaya yang dibentuk oleh ruang sosial dan prasangka masyarakat, bukan sifat alamiah perempuan.

Dari perspektif kritik feminis, kajian ini merujuk konsep male gaze dari Laura Mulvey yang menjelaskan bagaimana perempuan direpresentasikan sebagai objek pandangan laki-laki.

Dalam cerpen, tokoh perempuan dinilai terutama melalui sudut pandang tokoh “aku”sehingga berfungsi sebagai cermin emosi dan pengalaman batin tokoh laki-laki. Pandangan ini sejalan dengan gagasan Simone de Beauvoir tentang perempuan sebagai the Other dalam struktur patriarkal.

Kajian tersebut juga menyoroti adanya standar moral ganda terhadap perempuan, yang dipuji ketika diasosiasikan dengan kesucian namun dipandang negatif ketika berada dalam ruang sosial yang dilekati makna seksual. Dalam kesimpulannya, Shalihah menegaskan bahwa cerpen ini membuka refleksi kritis tentang bagaimana identitas perempuan dibentuk oleh cara pandang patriarkal.

Perempuan dalam cerita diposisikan sebagai objek emosi dan hasrat, bukan sebagai subjek yang utuh, sehingga pembaca diajak mempertanyakan konstruksi sosial yang membatasi identitas perempuan.Shalihah Ramadhanita (1998) adalah seniman, peneliti, dan pengkaji seni yang berfokus pada kajian seni rupa, kuratorial, dan kritik budaya. Ia menyelesaikan studi magister pengkajian seni pertunjukan dan seni rupa di Universitas Gadjah Mada, dengan minat kajian meliputi semiotika, kritik seni, dan perspektif feminis dalam studi visual dan sastra

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 73x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 60x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 55x dibaca (7 hari)
Kisah Nurwani: Usia Bukan Penghalang untuk Belajar
Kisah Nurwani: Usia Bukan Penghalang untuk Belajar
9 Feb 2026 • 47x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026
POTRET Budaya

Memerangi Sampah, Membangun Gerakan Indonesia ASRI

Oleh Tabrani YunisFebruary 6, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
198
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
97
Postingan Selanjutnya
Menghidupkan Cerita Lewat Animasi AI: Kreativitas yang Bertumbuh Bersama Teknologi

Menghidupkan Cerita Lewat Animasi AI: Kreativitas yang Bertumbuh Bersama Teknologi

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00